Banner v.2

Talud Ambruk, Jalan Desa Krakal Sempat Terputus

Talud Ambruk, Jalan Desa Krakal Sempat Terputus

Petugas bersama warga melakukan kerja bakti menyingkirkan material longsor di Desa Krakal, Kecamatan Alian.--

Aktivitas Warga Berangsur Pulih

KEBUMEN - Talud di Dukuh Pagerkemiri, Desa Krakal, Kecamatan Alian longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin malam (10/11) lalu. Hingga Rabu (12/11), aktivitas warga berangsur pulih setelah longsor membuat jalan desa sempat terputus.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman menyampaikan, bencana longsor terjadi Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Tebing talud dengan panjang 17 meter dan lebar 1,5 meter ambruk setelah tak mampu menahan derasnya air hujan. Longsor ini menyebabkan jalan desa mengalami kerusakan dengan kedalaman rongga sekitar satu meter.

Menindaklanjuti kejadian ini, Polres Kebumen melalui Polsek Alian bersama lintas dinas instansi terkait bekerja bakti membersihkan material longsor.

Selain melakukan pembersihan material, jajaran Polsek dan Forkopimcam juga memberikan bantuan paket sembako kepada korban terdampak. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Kerugian materi akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp35 juta. Hingga kini, kondisi di lokasi telah dinyatakan aman, meski aparat mengimbau warga agar tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.

"Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terus kami lakukan untuk penanganan lebih lanjut. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama di wilayah perbukitan yang rawan longsor,” kata Kompol Faris menambahkan.

Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak berwenang bila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau keretakan talud di sekitar permukiman. Langkah cepat, menurutnya, dapat mencegah bencana yang lebih besar. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: