Longsor Ancam Rumah Warga di Gombong
Longsor terjadi di Kelurahan Wonokriyo, Kecamatan Gombong--
KEBUMEN - Budi, warga Kelurahan Wonokriyo, Kecamatan Gombong benar-benar tak bisa tidur nyenyak. Ia bahkan kemungkinan besar kehilangan rumah tempatnya berteduh.
Ini setelah talud penahan longsor Sungai Gombong tergerus erusi. Panjang kerusakan mencapai sekitar 10 meter dengan tinggi 5 meter. Bahkan, pada Selasa malam (21/10) lalu, talud longsor dan menerjang teras belakang ruma Budi hingga rusak parah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono menyampaikan, pemilik rumah selamat tak kurang suatu apa saat peristiwa longsor itu terjadi.
Namun struktur bangunan yang berada tak jauh dari Jembatan Gombong-Wonokriyo itu dalam kondisi rawan dan berpotensi mengalami longsor susulan. Sebagai upaya penanganan pertama, BPBD Kebumen bersama warga memasang terpal darurat untuk menahan erosi lebih lanjut. "Pemilik rumah berencana meninggalkan bangunan tersebut karena kondisi yang tidak aman," ujar Heri, kemarin (28/10).
Di saat bersamaan, Heri menghimbau warga senantiasa meningkatkan kewaspadan. "Cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana setiap saat. Dari banjir longsor hingga angin kencang. Warga kami himbau senantiasa waspada," ujar Heri. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

