Pemkab Kebumen Dorong Petani Muda Jadi Petani Modern
Para petani muda Desa Grenggeng, Karanganyar foto bersama Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah saat peresmian kelompok tani muda Green Genk Farming , Sabtu (4/10).--
Wabup Resmikan Green Genk Farming Grenggeng
KEBUMEN- Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah meresmikan kelompok tani muda Green Genk Farming di Balai Desa Grenggeng Karanganyar, Sabtu (4/10).
Kelompok tani muda ini merupakan inovasi Pemerintah Desa Grenggeng dalam menggerakkan generasi muda agar tertarik terjun ke dunia pertanian modern.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi XII DPR RI Aqib Ardiansyah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Forkopimcam Karanganyar, serta anggota Green Genk Farming.
Usai peresmian, Wabup bersama rombongan meninjau langsung kegiatan pertanian di Desa Grenggeng. Di lokasi, terlihat berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) modern seperti traktor remote, traktor perahu, drone pengusir burung, serta mesin semprot “racing” dengan jangkauan semburan hingga enam meter.
Wakil Bupati Zaeni Miftah menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemerintah Desa Grenggeng yang mampu memanfaatkan dana desa sebesar 20 persen untuk mendukung ketahanan pangan dan modernisasi pertanian.
“Penggunaan dana desa di Grenggeng ini sudah tepat sasaran. Modernisasi alat pertanian seperti traktor remote dan traktor perahu bisa digunakan untuk masa tanam (MT1 dan MT2) maupun proses pemupukan,” ujar Zaeni.
Menurutnya, keberadaan kelompok tani muda ini menjadi harapan baru regenerasi petani di Kebumen.
“Kalau kita melakukan modernisasi alat-alat pertanian, tentu akan menarik minat anak muda untuk menjadi petani sejati. Siapa lagi yang akan menggantikan generasi petani kita kalau bukan anak muda?” tambahnya.
Sementara itu, Aqib Ardiansyah, Anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil VII Jateng, mengaku bangga atas inovasi dan kolaborasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Desa, dan masyarakat Grenggeng.
“Ini adalah bentuk kreativitas anak muda yang luar biasa untuk akselerasi swasembada pangan—sejalan dengan visi Presiden Prabowo. Kita di DPR akan mendukung secara teknis dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten agar program seperti ini bisa direplikasi di daerah lain,” jelas Aqib.
Ia juga menyampaikan akan melaporkan inisiatif ini kepada Menteri Desa PDTT agar mendapatkan dukungan lanjutan dari pemerintah pusat.
“Kita ingin hal baik seperti ini bisa terus disupport dan dimasifkan di tingkat nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Grenggeng, Eri Listiawan, menuturkan bahwa program Green Genk Farming merupakan bagian dari konsep pertanian terintegrasi yang menggabungkan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

