Pencarian Korban Terseret Ombak Terkendala Cuaca
Tim SAR Kebumen melakukan pencarian warga Mirit yang terseret ombak Pantai Ambal pada Kamis (210) lalu.--
KEBUMEN - Pencarian korban terseret ombak di Pantai Ambal, Ariful Ambiyah (22) terkendala cuaca. Pencarian terhadap warga Dukuh Pregolan Desa Selotumpeng Kecamatan Mirit tersebut kini memasuki hari kedua.
Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan dan belum menemukan titik terang hingga Jumat (3/10) sekira pukul 14.00 WIB.
Terinformasi Ariful semula datang seorang diri ke Pantai Ambal dengan mengendarai Vario Nopol AD 4080 AXE, Kamis (2/10) sekira pukul 12.45 WIB. Setelah memarkirkan sepeda motornya, laki-laki itu lantas menuju gazebo dan melepas baju kemudian berenang ke laut.
Kepala Unit Basarnas Kebumen Rowidin menyampaikan semula saksi yang ada di lokasi hendak menolong korban yang saat itu berenang di pantai tapi sudah tidak terlihat karena terseret ombak.
Proses pencarian telah dilakukan dengan penyisiran darat di sepanjang bibir pantai sejauh 1,5 kilometer ke arah Timur dan Barat pada hari pertama. Kemudian pencarian juga dilakukan menggunakan drone milik Basarnas tapi masih nihil.
"Hari kedua sudah dilakukan penyisiran tepian pantai ke arah Timur dan Barat. Kami lakukan dengan drone thermal, pemantauan drone masih nihil," katanya.
Pihaknya berupaya menurunkan perahu karet untuk melakukan pencarian langsung ke pantai tapi tidak memungkinkan, lantaran kondisi angin kencang dan ombak tinggi.
Dia menuturkan, proses pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sesuai SOP. Apabila hingga kurun waktu tersebut korban tidak ditemukan, operasi pencarian akan ditutup. Kendati demikian apabila nantinya ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, lanjut Rowidin, pencarian akan kembali dilanjutkan.
"Kami mengimbau kepada para pengunjung pantai untuk tidak beraktivitas seperti berenang di pantai. Ini mengingat kondisi cuaca saat ini angin kencang dan ombak tinggi," ucapnya. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

