Cuaca Ekstrem Diprediksi Susul Musim Hujan
Banjir yang terjadi di Kecamatan Ayah, baru-baru ini. Warga diminta waspada seiring datangnya musim penghujan yang datang lebih awal di tahun 2025 ini.--
Datang Lebih Awal, Warga Diminta Waspada
KEBUMEN - Warga Kabupaten Kebumen diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan antisipasi dini terhadap terjadinya bencana. Ini setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2025/2026 datang lebih awal.
Versi BMKG menyebut, musim hujan di Indonesia akan berlangsung mulai Agustus 2025 hingga April 2026. Sementara untuk Pulau Jawa, puncak musim hujan diperkirakan akan jatuh pada bulan Oktober.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono menyampaikan, datangnya musim hujan lebih cepat ini juga diprediksikan akan diikuti cuaca yang ekstrem.
Hujan dengan intensitas tinggi diprediksi bakal sering terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi ini berisiko menimbulkan bencana banjir maupun tanah longsor di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan bantaran sungai.
Oleh karena itu, Udy meminta warga masyarakat tetap siaga, terutama saat hujan turun deras dalam waktu lama. "Bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menerjang apa saja di sekitarnya," ujar dia, kemarin (16/9).
Udy lantas mencontohkan kejadian di Kecamatan Ayah. Akibat hujan deras kemarin, rumpun bambu longsor masuk ke aliran sungai dan menghambat arus air. Kondisi serupa dapat meningkatkan risiko banjir maupun meluapnya sungai.
BPBD Kebumen mengingatkan agar warga yang tinggal di bantaran sungai segera melakukan langkah antisipasi, menjaga keselamatan keluarga, dan tidak menyepelekan tanda-tanda bahaya di sekitar lingkungan. "Jika terjadi kondisi darurat yang membahayakan jiwa, jangan ragu segera menghubungi BPBD Kebumen di nomor 08112646112 untuk melaporkan kejadian," ujar Udy seraya menyampaikan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana di musim penghujan ini. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

