Banner v.2

Kominda Kebumen Kuatkan Sinergi Antar Intelijen

Kominda Kebumen Kuatkan Sinergi Antar Intelijen

Kominda Kebumen menggelar Rakor penguatan sinergi antar unsur intelijen di Mexolie Hotel, Rabu (20/8). --

KEBUMEN - Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kebumen menggelar rapat koordinasi (rakor). Ini dalam rangka penguatan sinergi antar unsur intelijen di Mexolie Hotel, Rabu (20/8). 

Pertemuan itu bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Rakor dihadiri oleh Bupati Hj  Lilis Nuryani, Komandan Kodim 0709/Kebumen, Kepala Kepolisian Resor Kebumen, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), perwakilan BIN Korwil Kebumen, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta sejumlah asisten dan staf ahli.

Bupati Hj Lilis Nuryani dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Kominda sebagai wujud perhatian dan kepedulian bersama untuk menjaga Kebumen tetap aman dan tentram. 

Beberapa potensi kerawanan yang perlu diwaspadai, meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Ini adalah tugas kita bersama. Jika kita ingin Kebumen selalu aman dan nyaman, maka kita harus menjaga hati kita selalu bersih dan pikiran jernih," pesan Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan dan kerukunan, mewaspadai berita bohong atau hoaks, serta mendukung langkah-langkah aparat keamanan dan pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsur menyampaikan pentingnya mengelola setiap informasi sekecil apa pun dengan baik dan tidak menganggap isu sebagai hal yang biasa.

"Sekiranya bisa membantu meluruskan isu, agar bisa diluruskan," tegasnya.

Senada dengan Kapolres, Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo SIP menyampaikan analogi pemadam kebakaran untuk menggambarkan peran intelijen.

"Ibarat pemadam kebakaran, kalau ada api baru dipadamkan. Kalau kita, sebelum api muncul, kita padamkan," jelas Dandim, menekankan pentingnya pencegahan dini.

Sementara itu, Korwil BIN Kebumen Andy menggarisbawahi perlunya sinergi dan kolaborasi antar instansi. Pengelolaan informasi dan bahan keterangan (baket) harus mengedepankan sinergitas, bukan ego sektoral.

"Oleh karena itu, perlu ada sinergi dan komunikasi lintas pihak untuk mencegah konflik yang tidak diinginkan dan menjaga stabilitas sosial di Kebumen," pungkas Andy. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: