68 Pendonor Kebumen Dapat Penghargaan dari Gubernur
Pendonor dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menerima penghargaan di Gor UIN Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (7/8).--
KEBUMEN - Sebanyak 68 pendonor dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menerima penghargaan Donor Darah Sukarela ke 50 dan 75 kali se-Jawa Tengah.
Kegiatan berlangsung di Gor UIN Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2025). Kegiatan penyerahan penghargaan disambut antusias oleh Sebanyak 2.410 pendonor yang terdiri 1.614 pendonor 50 kali dan 526 pendonor ke 75 kali di seluruh PMI Kabupaten/kota se Jawa Tengah.
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, dan dihadiri Forkopimda Provinsi, Pengurus PMI Jawa Tengah, Ketua Baznas Provinsi, Forkopimda Kota Salatiga, Rektor UIN, serta pendonor perwakilan dari seluruh kabupaten/kota.
Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto mengatakan pendonor asal kebumen sebanyak 68 berasal dari pendonor 50 kali sebanyak 52 orang dan pendonor ke 75 kali sebanyak 16 orang mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Jawa Tengah. Satu piagam lagi ditandatangani ketua PMI Jateng.
“Alahamdulillah dari PMI Kebumen mengirimkan 68 pendonor yang penghargaan se-Jawa Tengah yang kurang lebih 52 orang dari pendonor 50 kali dan 16 orang dari pendonor 75 kali," kata Sabar.
Adapun para pendonor yang mendspat penghargaan, diberikan dua piagam sekaligus, yakni piagam dengan tandatangan langsung oleh Gubernur Jateng dan Ketua PMI Provinsi Jateng. Lebih lanjut Sabar Irianto pihaknya merasa bersyukur dan mengapresiasi kepada pendonor PMI Kebumen sebab para penyumbang darah itu sebagai pahlawan kemanusiaan. Apalagi mereka secara ikhlas mendonorkan darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Sesuai dengan tagline tahun ini Berikan Darah, Berikan Harapan Bersama Kita Menyelamatkan Nyawa.
“Kami atas nama PMI Kebumen mengucapkan dan sekaligus mengapresiasi kepada para pendonor sukarela yang hari ini diberangkatkan untuk menerima penghargaan. Bentuk penghargaan tidaklah seberapa dengan aksi mereka yang seperti pahlawan kemanusiaan dengan rela menyumbangkan darahnya untuk masyarakat kebumen. Yang jelas kita harus merealisasikan tagline tahun ini yang maknanya sangat dalam yaitu Berikan Darah, Berikan Harapan Bersama Kita Menyelamatkan Nyawa,” ujarnya.
Sementara itu, satu peraih penghargaan asal PMI Kebumen, Juni Aminudin, ia merasa bangga dan atas dedikasi yang diberikan PMI kepada para pendonor. Ia mengatakan bahwa dalam melaksanakan donor rutin sebuah keikhlasan untuk membantu sesama.
“Senang sekali saya ikut diberangkatkan penghargaan tahun ini, ternyata donor darah selain shat juga diberi penghargaan,” katanya. (fur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

