Banner v.2

Kakankemenag Kebumen Tekankan Antikorupsi Sejak Dini

Kakankemenag Kebumen Tekankan Antikorupsi Sejak Dini

Foto bersama Workshop Kurikulum Pengembangan Deep Learning dan Panca Cinta di MTsN 1 Kebumen, Kamis (9/7).--

KEBUMEN - Pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak usia dini melalui pembentukan karakter di lingkungan madrasah. 

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, saat menjadi narasumber Workshop Kurikulum Pengembangan Deep Learning dan Panca Cinta di MTsN 1 Kebumen, Kamis (9/7).

Menurut Anif, praktik korupsi tidak muncul ketika seseorang menduduki jabatan. Perilaku tersebut berawal dari lunturnya kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama setiap proses pembelajaran di madrasah.

“Korupsi tidak dimulai ketika seseorang menjabat, tetapi ketika kejujuran mulai diabaikan. Karena itu, pendidikan harus mampu membentuk pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas sejak dini,” tegasnya.

Anif menjelaskan, pendidikan antikorupsi tidak harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Nilai-nilai antikorupsi justru lebih efektif diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran melalui pendekatan insersi sehingga tidak menambah beban belajar murid.

“Esensinya bukan menjadikan antikorupsi sebagai mata pelajaran tersendiri, tetapi bagaimana nilai-nilai tersebut hadir di setiap ruang kelas, menjadi pesan moral dalam pembelajaran, serta tercermin melalui keteladanan guru,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelajaran di madrasah juga harus menghadirkan pengalaman belajar yang membahagiakan, membangun kesadaran, serta mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam setiap aktivitas belajar. Melalui pendekatan tersebut, pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki empati, moral, serta keberanian untuk selalu berbuat benar. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: