Percikan Api Berasal dari Panel Tua
PERCIKAN : Kebakaran di pabrik kayu berasal dari percikan panel dan menyebar ke seluruh pabrik. HARYADI/RADARMAS
MAJENANG - Kebakaran yang melanda pabrik kayu milik PT Dunia Baru di Desa Jenang Kecamatan Majenang, Kamis (20/6) malam lalu, disebabkan oleh panel yang ada di lingkungan pabrik.
Panel ini dipakai untuk menutup lapisan kayu yang sudah lapuk. Hingga saat ada percikan dari sana, segara merambah ke penjuru pabrik.
Kapolres Cilacap, AKPB Djoko Julianto mengatakan, temuan ini berdasarkan penelusuran tim penyidik yang diperkuat oleh tim Inafis. Tim tersebut sudah bekerja pada Jumat (21/6), atau sehari setelah pabrik itu terbakar.
Tim penyidik mendatangi lokasi untuk mendapatkan berbagai bukti dan memastikan penyebab kebakaran tersebut. Selain itu, tim juga meminta keterangan dari sejumlah saksi. Mulai dari warga dan karyawan. Termasuk dari pemilik pabrik yang ada di Jalan Pahlawan Kecamatan Majenang itu.
"Menurut Inafis, asal api dari percikan panel yang ditempel pada kayu yang sudah rapuh," ujarnya melalui Kapolsek Majenang, AKP Tri Suryo Irianto. Informasi lain yang diperoleh Radarmas menyebutkan, sistem pemanasan atau oven pengering di pabrik itu masih menggunakan sistim lama atau manual.
Api berasal dari tungku dan hawa panas dipakai untuk mengeringkan kayu. Hal ini sedikit berbeda dengan oven yang dipakai sejumlah pabrik lain di Kecamatan Majenang dan sekitarnya. "Oven masih manual," ujar Karso, salah satu warga Desa Sindangsari.
Dia mengungkapkan, pabrik ini tidak memiliki Satuan Pengamanan (Satpam) yang berjaga sepanjang hari hingga malam. Mayoritas karyawan hanya di bagian produksi. Termasuk mereka yang bertugas menjaga tungku, tiap kali pabrik ini beroperasi. Selain itu, pabrik ini juga sering memberikan jasa pengeringan bagi sejumlah pengusaha kayu.
"Model jasa pengeringan kayu. Dan kayu yang kemarin terbakar milik pengusaha lain," ungkapnya. Kepala Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Majenang, Sartono memastikan, pihaknya menyerahkan penyelidikan ini ke polisi. Ini sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi. "Hasil penyelidikannya seperti apa, kami tidak tahu," kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik kayu milik PT Dunia Baru di Desa Jenang ludes terbakar pada Kamis malam lalu. Saat kejadian, tidak ada satupun karyawan yang berada di lokasi pabrik. Api baru diketahui warga setelah nampak membumbung tinggi, sekitar pukul 21.00. (har/din)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

