Banner v.2

Warga Tunggu Realisasi Jalur Selatan Majenang

Warga Tunggu Realisasi Jalur Selatan Majenang

ALTERNATIF : Majenang dinilai sudah waktunya punya memiliki jalan alternatif yang layak. HARYADI/RADARMAS MAJENANG - Kepadatan ruas utama di Majenang tiap kali arus mudi dan balik, membuat kebutuhan jalur altenatif terasa sangat mendesak. Jalur ini sebenarnya sudah digagas oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap sejak 2015 lalu. Namun sampai sekarang belum terwujud. "Terasa sekali butuh jalur lingkar kalau arus mudik dan balik," ujar Priono, salah satu warga Desa Padangjaya. Dia mengungkapkan, selama arus mudik dan balik kepadatan sangat terasa di sejumlah titik seperti Simpang Tugu Banteng Loreng di Desa Padangjaya. Demikian juga dengan titik keluar jalur lingkar utara, tepatnya di simpang 3 Sekarwangi Desa Sindangsari. Saat H+1 lalu, kepadatan ini sangat terasa. Antara alun-alun hingga Dusun Cigulingharjo yang hanya berjarak 3 kilometer, harus ditempuh selama 2,5 jam. "Kendaraan di ruas dalam kota juga tidak bisa bergerak karena padat sekali," ungkapnya. Hal serupa juga dikatakan oleh Asep Setiadi. Warga Desa Padangjaya ini menilai, simpang 4 Tugu Banteng Loreng memang butuh pengalihan kendaraan. Titik ini selalu menjadi pertemuan kendaraan yang melintas jalan selatan nasional dengan jalan provinsi. "Hari biasa saja selalu padat. Apalagi saat lebaran," kata dia. Menurunya, perlu adan jalur alternatif agar kendaraan dari arah dalam kota menuju timur dan barat bisa dialihkan. Ini bisa terjadi jika renana Pemkab Cilacap membuat jalan selatan sudah terwujud. "Majenang sudah sangat layak punya jalur seperti ini," ujarnya. Sementara itu, jalan selatan Majenang sejak awal diproyeksikan melintasi beberapa titik. Jalur ini akan melintasi Desa Cilopadang, Padangjaya, Mulyasari, Mulyadadi dan berakhir di Pahonjean. Saat ini, jalan yang akan difungsika menjadi jalur lingkar masih berupa jalan penguhubung antar desa. Sebagian kondisinya sudah dilapisis aspal dan mulus. Namun sejumlah tempat lain masih harus mendapatkan penanganan lebih lanjut. Titik awal berada di pertigaan Ciguling Desa Cilopadang dan berakhir di selatan Balai Desa Pahonjean. Selain membangun jalan, juga akan dibuat jembatan baru di atas Sungai Cijalu. Lokasinya ada di Desa Mulyadadi dan mempermudah akses kendaraan menuju Desa Pahonjean. (har/din)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: