Penderita Stunting Mencapai 6.677 Anak
EVALUASI : BPKD dan Dinas Kesehatan Cilacap melakukan evaluasi stunting. ISTIMEWA
CILACAP- Untuk memantau upaya penurunan stunting atau gizi buruk di Kabupaten Cilacap, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) pusat melakukan evaluasi terhadap setiap desa yang menjadi lokus stunting di Kabupaten Cilacap.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Endah Puspitowati mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan ke lima kecamatan lokus stunting. Indikatornya pada ibu hamil dan ibu menyusui.
"Evaluasi sudah mulai dilakukan pada Kecamatan Kroya dan Kecamatan Sampang, minggu depan bakal dilakukan lagi terhadap tiga kecamatan," kata dia.
Dia menjelaskan, lima kecamatan yang menjadi lokus stunting di Kabupaten Cilacap yakni Desa Tambakreja Kecamatan Kedungreja, Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten, Desa Brani, Paketingan, Karangasem Kecamatan Sampang, Desa Pucung Lor, Karangmangu, Bajing Kulon Kecamatan Kroya dan Desa Sidayu, Karangnangka Kecamatan Binangun.
"Penentuan lokus dari Kementerian Kesehatan pada Riskesda tahun 2013," ujarnya.
Saat ini indikator penderita stunting di wilayah Kabupaten Cilacap cukup tinggi. Hinggal Mei 2019, jumlah penderita stunting mencapai 6.677 anak.
Padahal, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya secara maksimal. Namun saat ini angka anak penderita stunting mulai menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, dibutuhkan komitmen dan kerja sama menyeluruh dan terpadu semua sektor untuk menekan angka stunting di Kabupaten Cilacap.
“Stunting menjadi prioritas utama pembangunan di Cilacap. Dibutuhkan kerja sama lintas sektoral untuk menanggulanginya. Penanganan stunting tidak hanya kesehatan saja, namun jika dari sanitasi lingkungan masih buruk maka sama saja,” kata dia.
Dia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan upaya penanganan stunting, mulai dari penanganan pemantau pertumbuhan, pelatihan kader stunting dan kader gizi, baik terhadap pemberian gizi anak maupun faktor asi. (ray/din)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

