Banner v.2

Masih Ditemukan Penyimpangan APBDes

Masih Ditemukan Penyimpangan APBDes

RAKOR : Dispermades Kabupaten Cilacap menggelar Rakor pemberdayaan desa. RAYKADIAH/RADARMAS CILACAP- Implementasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) di Kabupaten Cilacap, masih menemui berbagai permasalahan. Salah satunya keterbatasan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparat desa dalam melaksanakan dana di desa yang jumlahnya relatif besar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap, Achmad Arifin mengatakan, apabila pengelolaan dana tersebut tidak transparan, akuntabel, partisipatif dan tidak diimbangi dengan pengawasan yang baik, sangat mungkinkan terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa. "Saya berpesan agar berhati-hati dalam pengelolaan dana yang ada di desa. Ikuti aturan yang ada, jangan keluar dari jalur yang sudah ditentukan," ungkapnya, dalam rapat kordinasi pemberdayaan desa, Kamis (13/6). Selain itu, dalam pengelolaan dana desa masih ditemukan dugaan penyalahgunaannya, seperti masih adanya dugaan kegiatan fiktif, mark up harga, belanja fiktif, terlambatnya laporan pertanggungjawaban penggunaan dan masih adanya penggunaan dana APBDes diluar ketentuan, termasuk penggunaan untuk keperluan pribadi atau golongan. Dia berharap kepada para sekretaris desa terutama yang baru untuk dapat menyesuaikan diri dan memahami aturan yang berkaitan dengan penyelengaraan pemerintahan desa. "Untuk Kasi Tata Pemerintah kecamatan, saya juga minta untuk lebih meningkatkan peran dan fungsinya dalam membina dan mengawasi pemerintahan desa, sehingga dalam pelaksanaannya sesuai dengan pertauran dan ketentuan yang berlaku," tegasnya. Selain itu, Dispermbakal bakal meningkatkan kapasitas SDM para Kasi Tata Pemerintah kecamatan di Kabupaten Cilacap, melalui sistem Perencanaan Desa berbasis data website melalui aplikasi desa. "Mereka dibekali ilmi dari Tenaga Ahli P3MD yang difasilitasi oleh Dinas Kominfo Cilacap. Diberi informasi website dan aplikasi desa agar kedepan desa ke pelayanan masyarakat lenih maksimal lagi. Tentunya ini sangat positif dan bermanfaat dalam rangka membangun komunikasi yang sistematis, sekaligus juga dalam rangka meningkatkan keterpaduan penyelenggara pemerintahan, khususnya antara pemerintahan desa, kecamatan dengan Pemkab Cilacap," ujar Arifin. Kepala Bidang Pembinaan Pemerintahan Desa Dispermades Cilacap, Endah Setiarini mengatakan, nantinya melalui website SIMBA setiap desa dapat mengelola maupun mengembangkan potensi desanya masing-masing "Nantinya website dan aplikasi desa tersebut dapat memberikan pelayanan masyarakat lebih maksimal lagi. Website tersebut berisikan informasi profil desa , data statistik desa dan juga dapat mempromosikan potensi wisata desa," ungkapnya. Dia menambahkan, website desa dapat memudahkan siapapun untuk mengetahui informasi maupun potensi setiap desa yang ada di Cilacap. Untuk pengelolaan nantinya bakal dibantu oleh anak-anak asal Cilacap yang ingin memajukan Cilacap dengan difasilitasi oleh Dinas Kominfo Cilacap. "Pemetaan penjaringan internet masih ada blackspot. Desa-desa yang seperti diharapkan dapat membuat surat melalui camat dan mengajukan ke bupati . Diskominfo akan membantu untuk pengadaan sinyalnya ," pungkasnya. (ray)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: