Gelombang Tinggi Masih Hantui Warga Cilacap
SANDAR : Sejumlah kapal nelayan memilih bersandar dan tidak melaut. Karena perairan Cilacap dan sekitarnya masih berpotensi dilanda gelombang tinggi. RAYKADIAH/RADARMAS
CILACAP - Gelombang pasang menerjang Perairan Selatan Jawa Tengah Selasa (11/6) lalu, masih menghantui perairan Selatan Jawa Tengah hingga 16 Juni mendatang.
Gelombang tinggi tersebut, merobohkan sekitar 120 warung di Pantai Suwuk Kebumen dan Pantai Cemara Sewu Nusawungu beberapa waktu lalu. Selain itu gelombang pasang yang terjadi di pesisir Selatan Cilacap, mengakibatkan sejumlah titik tanggul penahan ombak di wilayah pesisir Cilacap terkikis.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, para wisatawan dihimbau untuk tetap waspada. Pasalnya jangkauan gelombang tinggi tersebut bisa mencapai daratan sejauh 50 meter.
"Gelombang tinggi dapat kembali terjadi seiring datangnya musim angin Timur," ungkap Prakirawan BMKG Cilacap, Rendi Krisnawan.
Dia menghimbau masyarakat Cilacap, khususnya para nelayan, agar tetap waspada dan dapat meliburkan diri dari aktifitas melaut. Untuk antisipasi, pihaknya intens memantau cuaca dan berkoordinasi dengan pihak KSOP untuk pengawasan lalu lintas pelayaran maupun pelabuhan.
"Gelombang tinggi yang sedang berlangsung saat ini cukup membahayakan pelayaran kapal kargo atau kapal bermuatan lainnya," imbuhnyaa. (ray/din)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

