Puluhan Angkot Akan Diremajakan
BARU : Penampilan angkutan kota baru yang akan melayani sejumlah rute di Kota Cilacap. RAYKADIAH/RADARMAS
CILACAP- Sepinya penumpang angkutan kota (angkot) karena beralih penggunaan trasportasi daring, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap melakukan peremajaan angkot-angkot di wilayahnya.
"Penurunan penggunaan angkot disebabkan banyaknya masyarakat yang telah beralih ke moda tranportasi online. Ini menjadi pekerjaan rumah untuk kami dalam menata angkutan perkotaan," kata Kasi Angkutan Dalam Trayek Dishub Cilacap, Djasun.
Dia menjelaskan, dari 120 angkot yang ada di Kabupaten Cilacap, baru empat angkot yang dilakukan peremajaan.
"Baru ready empat, tapi yang sudah daftar untuk melakukan peremajaan ada 10 pendaftar. Kalau target kami di tahun 2018 bisa sampai 20, tapi terkendala pengadan kendaraan. Jadi angkutan tersebut merupakan eks angkutan di Jakarta namun usia paling rendah tahun 2010 dan paling baru tahun 2016. Nantinya angkutan kota tidak 120 tapi, akan berkurang," ujarnya.
Pihaknya bekerja sama dengan lising yang berada di Sokaraja dan Bank Surya Yudha memfasilitasi para pemilik angkot yang ingin melakukan peremajaan. Syaratnya, usia angkot tersebut sudah 20 tahun.
"Untuk pembiayaan langsung ke lising dan bank. Kendaraan lama bisa ditampung oleh lising, dan langsung bisa untuk uang muka angkot baru. Mereka sistem mengangsur," jelasnya.
Dishub Cilacap akan melakukan pengurangan angkot-angkot tersebut. Di tahun 2020, pihaknya akan melakukan rerouting untuk trayek-trayek tang tidak dilayani.
"Ada trayek-trayek yang tidak terisi. Trayek yang tidak dilayanan untuk angkot akan dilakukan pengkajian kembali. Trayek yang tadinya jalur A1, A2 dan lain-lainnya akan dievaluasi secara keseluruhan. Jika tidak dilakukan re-rounting, trayek akan tidak terlayani dan pendapatanya akan kecil," jelasnya.
Dia berharap, dengan adanya peremajaan tersebut para pengguna angkutan kota bisa merasa nyaman.
"Harapan kami pengguna bisa nyaman meski tidak seperti angkutan kota, dengan pelayanan-pelayanan tambahan semoga para pengusaha bisa terketuk hatinya untuk lebih baik karena persaingan semakin banyak," ujarnya.
Salah seorang sopir angkot, Sahid mengatakan, dengan adanya peremajaan para nasib sopir angkot akan semakin baik. Sebab dengan tampilan angkot yang baru, akan menarik penumpang.
"Bagus saja dengan adanya peremajaan, namun mampu tidaknya untuk membayar belum tahu, karena banyak saingan seperti ojek online. Semakin ke sini semakin sepi. Tapi kalau untuk jangka panjang sangat bagus, penampilan juga oke dari pada yang lama," kata dia. (ray/din)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

