Banner v.2

Kebakaran Dua Rumah di Karangpucung Cilacap, Satu Orang Lansia Meninggal Dunia

Kebakaran Dua Rumah di Karangpucung Cilacap, Satu Orang Lansia Meninggal Dunia

Petugas Damkar saat melakukan proses pemadaman rumah warga Karangpucung yang terbakar.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah di Dusun Suryan RT 04 RW 09 Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Rabu (7/1/2025) dini hari. Kejadian kebakaran ini mengakibatkan satu orang lansia meninggal dunia.

Korban meninggal dunia bernama Santohid (91), penghuni rumah kayu yang menjadi titik awal kebakaran. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dalam kondisi terbakar, setelah rumah yang ditempatinya ambruk akibat kobaran api.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.10 WIB, ketika saksi mendengar suara runtuhan dari arah rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, api sudah membakar seluruh bagian rumah kayu dan dengan cepat menjalar ke dapur hingga merambat ke rumah permanen di sebelahnya.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Mobil pemadam kebakaran Pos Damkar Majenang tiba di lokasi pada pukul 00.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.

BACA JUGA:Damkar Kroya Evakuasi Mobil Terperosok di Jalan Bhayangkara Kroya Cilacap

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.05 WIB. Selain rumah kayu milik korban, satu unit rumah permanen milik warga lainnya turut terdampak. Total kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat bahan mudah terbakar.

"Korban merupakan lansia dan diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena berada di dalam kamar saat kebakaran terjadi," ujar Gatot, Rabu (7/1/2026).

Evakuasi korban dilakukan oleh tim pemadam kebakaran bersama personel Polsek Karangpucung, Koramil, serta tenaga medis dari Puskesmas Karangpucung I.

BACA JUGA:Selain Kebakaran, Warga Cilacap Laporan ke Damkar Untuk Evakuasi Tikus hingga Wastafel Mampet

"Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dibawa ke fasilitas kesehatan dan langsung disemayamkan di Mushola Al Hidayah sebelum dimakamkan," jelas Gatot. 

Dalam proses pemadaman dan pendinginan, petugas menghabiskan sekitar 9.000 liter air. Tidak ditemukan kendala berarti selama penanganan di lokasi kejadian. (jul) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: