Sedekah Seribu, Rumah Warga Cilacap Dibedah, Amal Bunda dan Ethos Libatkan Gen Z Lewat Program Gesser
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kepedulian sosial berbasis donasi kecil kembali menunjukkan dampak nyata. Yayasan Amal Bunda bersama Ethos Kreatif Indonesia membedah rumah warga kurang mampu di Kecamatan Cilacap Tengah melalui Program Gesser atau Gerakan Sedekah Sehari Seribu.
Peresmian rumah milik Arek Soepriyadi di Jalan Kinibalu No. 10 RT 01 RW 13, Kelurahan Sidanegara, Jumat (30/1/2026), menandai pelaksanaan program bedah rumah ke-16 yang dijalankan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Amal Bunda. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan karyawan PT Ethos Kreatif Indonesia yang melibatkan partisipasi aktif generasi muda, khususnya Gen Z.
Ketua Yayasan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, mengatakan program bedah rumah tersebut dijalankan melalui konsep sedekah harian bernilai kecil yang dikelola secara kolektif. Menurutnya, pendekatan ini membuat program sosial menjadi lebih inklusif dan mudah diikuti.
“Program bedah rumah ini merupakan sinergi antara LAZ Amal Bunda dan karyawan Ethos Kreatif Indonesia melalui Program Gesser. Alhamdulillah, hari ini rumah Pak Arek bisa diperbaiki sehingga lebih layak dan nyaman untuk dihuni,” kata Anita.
Ia menjelaskan, konsep sedekah seribu rupiah per hari dirancang agar relevan dengan karakter generasi muda yang ingin terlibat langsung dan melihat hasil nyata dari kontribusinya. Dana yang terkumpul kemudian difokuskan untuk satu program bedah rumah hingga tuntas.
“Bedah rumah ini ternyata sangat menarik bagi teman-teman Gen Z. Dari sedekah seribu rupiah per hari, dikumpulkan dan dipusatkan untuk satu program. Mereka ikut berpartisipasi dan mengawal programnya,” ujarnya.
Anita berharap partisipasi masyarakat, khususnya anak muda, terus meluas agar manfaat yang dihasilkan semakin besar. Menurutnya, konsistensi donasi kecil mampu menciptakan dampak sosial yang signifikan jika dikelola bersama.
Penerima manfaat yang merupakan karyawan Ethos, Arek Soepriyadi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut kondisi rumahnya kini jauh lebih layak dibanding sebelumnya.
“Sekarang sudah pakai keramik, plafon, dinding diplester, dan atap yang dulu bambu sudah diganti. Rumah jadi lebih nyaman untuk keluarga,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Amal Bunda dan karyawan Ethos Kreatif Indonesia. Menurutnya, program bedah rumah tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan keluarganya.
“Mudah-mudahan Amal Bunda dan peserta Ethos semakin maju, karyawannya semakin banyak, dan produknya semakin laris, supaya bisa memberikan kemanfaatan CSR yang lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur HCM dan Support Service PT Ethos Kreatif Indonesia, Achmad Subarkah, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program sosial yang melibatkan karyawan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui program sosial yang melibatkan karyawan, agar keberadaan perusahaan bisa memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara lembaga sosial, dunia usaha, dan generasi muda dalam menghadirkan solusi konkret bagi persoalan sosial di daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
