Banner v.2

Singapura Berikan Siap Siaga Pada Hewan Kecil Ini yang Menganggu Warganya

Singapura Berikan Siap Siaga Pada Hewan Kecil Ini yang Menganggu Warganya

Singapura Berikan Siap Siaga Pada Hewan Kecil Ini yang Menganggu Warganya--

RADARBANYUMAS.CO.ID - Kabar terbaru dari Otoritas Penyakit Menular Singapura (Communicable Diseases Agency/CDA) berikan peringatan negaranya dalam risiko penularan penyakit Chikunguya di Tengah adanya lonjakan kasus.

Sebab gigitan nyamuk Aedes yang membawa virus tersebut semakin bertambah dan dapat memberikan infeksi bagi pelancong.

Dari data Channel News Asia telah mencatat adanya 17 kasus Chikungunya sejak awal tahun 2025 mulai dari bulan Januari mencapai Agustus.

Lonjakan kasus ini telah meningkat mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang ada sekitar 8 kasus. Sedangkan pada tahun 2025 telah menambah menjadi 16 kasus sampai di akhir Juli.

BACA JUGA:Agustus-Oktober, Hampir 100 Orang Kena Chikungunya di Kalimanah, Ini Catatan Dinkes Purbalingga

BACA JUGA:Imam Wahyudi: Pemdes Harus Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Chikungunya

Diantara kasus ini terjadi pada impor di wilayah terdampak di luar negeri sementara tiga diantaranya sebagai kasus lokal yang sporadic.

Angka ini bukan sebanding dengan total kasus 718 Chikungunya tahun 2008 dan 2013 sebanyak 1059 kasus, untuk itulah CDA tegaskan kewaspadaan yang harus ditingkatkan sebagao Lembaga yang siap meninjau langkhah Kesehatan secara lugas.

Tidak hanya itu Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengatakan bahwa peningkatan akan pengendalian vector setiap kali CDA melaporkan kasus Chikungunya,

Upaya ini mencakup adanya inspeksi sarang nyamuk di sekitar tempat tinggal rumah dan tempat kerja para pasien.

BACA JUGA:Chikungunya Serang Desa Klapasawit, Begini Kondisinya

BACA JUGA:Nyeri Persendian di Sempor Bukan Chikungunya

Upaya inspeksi sarang naymuk di ada sekitar 7200 Gravitrap yang dipasang Kawasan pemukinan sebagai pemantauan populasi nyamuk Aedes.

Virus Chikungunya Kejar Singapura

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: