Kemenyan, Aroma Leluhur yang Kini Jadi Favorit Aromaterapi Modern
Kemenyan, Aroma Leluhur yang Kini Jadi Favorit Aromaterapi Modern--
RADARBANYUMAS.CO.ID - Kemenyan merupakan bahan aromatik yang sudah dikenal sejak zaman dahulu karena aromanya yang khas. Kemenyan biasanya digunakan dalam berbagai upacara adat, ritual keagamaan, hingga pengobatan tradisional.
Kemenyan dihasilkan dari getah pohon tertentu yang termasuk dalam keluarga Styrax. Getah tersebut akan dikeringkan hingga membentuk bongkahan keras yang nantinya dibakar untuk menghasilkan aroma wangi.
Kemenyan dikenal dalam berbagai jenis, seperti kemenyan Sumatera, kemenyan Toba, hingga kemenyan Arab yang masing-masing memiliki ciri aroma berbeda. Di Indonesia sendiri, kemenyan sering kali identik dengan kegiatan spiritual yang berkaitan dengan mistis atau kepercayaan leluhur.
Meski demikian, kemenyan tidak selalu berkaitan dengan hal gaib, karena faktanya kemenyan juga dipakai dalam industri parfum dan aromaterapi. Banyak produk parfum ternama menggunakan ekstrak kemenyan karena aromanya yang mampu memberikan efek menenangkan.
BACA JUGA:Wapres Gibran Dorong Hilirisasi Kemenyan Tak Hanya Sekedar Ekspor Bahan Mentah
Asal Usul Kemenyan
Kemenyan berasal dari pohon kemenyan yang banyak tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian tertentu, seperti di wilayah Sumatera Utara. Pohon kemenyan memerlukan waktu belasan tahun hingga bisa dipanen getahnya secara optimal.
Proses pengambilan getah kemenyan dilakukan dengan cara melukai batang pohon secara hati-hati agar tidak merusak struktur pohon. Setelah getah keluar, biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga kering dan siap dipanen sebagai kemenyan.
Kemenyan memiliki nilai ekonomi tinggi karena dibutuhkan oleh banyak sektor, mulai dari industri kosmetik, farmasi, hingga kebutuhan adat dan keagamaan. Tidak heran jika pohon kemenyan termasuk salah satu tanaman yang dilindungi karena produksinya tidak bisa dilakukan sembarangan.
Manfaat kemenyan bagi kesehatan mental juga banyak diteliti, terutama efeknya yang menenangkan pikiran dan membantu mengurangi kecemasan. Hal ini membuat kemenyan kerap dijadikan media aromaterapi oleh praktisi pengobatan alternatif.
BACA JUGA:Wapres Gibran Bongkar Bahan Rahasia Parfum Mewah yang Ternyata dari Kemenyan!
Kemenyan dalam Kehidupan Modern
Dalam perkembangan zaman, kemenyan tidak hanya dipakai dalam ritual kepercayaan tetapi juga dalam industri kreatif. Banyak pengrajin lilin, dupa, hingga sabun organik memanfaatkan kemenyan sebagai bahan baku alami.
Kemenyan juga dikenal sebagai simbol ketenangan, kebersihan batin, dan penyeimbang energi bagi sebagian kepercayaan. Oleh sebab itu, permintaan kemenyan tetap tinggi meski zaman sudah modern.
Produk olahan kemenyan kini semakin variatif, mulai dari minyak esensial, bubuk aromaterapi, hingga dupa berbentuk artistik. Semua produk tersebut menawarkan manfaat yang sama, yakni memberikan aroma harum sekaligus efek rileks bagi tubuh dan pikiran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

