Banner v.2

Beralih Ke Timer, PJU Banyumas Tinggalkan Photocell

Beralih Ke Timer, PJU Banyumas Tinggalkan Photocell

-Tim dari Dinhub Banyumas saat penanganan PJU di Karangnanas pekan ini.-Foto Yudha Iman P / Radar Banyumas -

PURWOKERTO - Dengan pertimbangan efisiensi, Penerangan Jalan Umum (PJU) di Banyumas beralih menggunakan timer dan bertahap meninggalkan pemakaian sensor cahaya atau photocell.

Sub Koordinator Pengembangan dan Pemeliharaan Prasarana Dinhub Banyumas, Retno Yuli mengatakan belum semua PJU di Banyumas menggunakan timer karena keterbatasan anggaran. Dengan photocell, begitu cahaya matahari redup, PJU otomatis menyala.

BACA JUGA:Dugaan Keracunan di Sumpiuh, Hasil Uji Lab Permen Tak Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

"Sekarang sudah mulai tidak menggunakan photocell karena boros. Pakainya timer," katanya.

Retno menjelaskan dengan menggunakan photocell pernah terjadi karena sensor cahaya terhalang oleh gubugan yang dibuat pedagang di pinggir jalan, PJU menyala terus. Sensor membaca kondisi sudah malam hari padahal masih siang hari.

BACA JUGA:Bentuk Masjid Seribu Bulan di Jalan Bung Karno Purwokerto Sudah Mulai Terlihat, DPU Kebut Pembangunan Tahap 2

"Yang sudah memakai timer diantaranya PJU Jalan Sultan Agung sampai Jalan Menteri Soepeno," terangnya. 

Adapun jarak standar antar PJU untuk saat ini 40 meter sesuai Permenhub. Dahulu pernah 60 meter lalu 50 meter. Meski telah diatur, jarak antar PJU juga melihat kondisi di lapangan.

"Sekarang jaraknya diatur lebih rapat," pungkas Yuli. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: