Banner v.2

Yanto Curhat Stres, Gagal Nikah

Yanto Curhat Stres, Gagal Nikah

Kanit Reskrim Polsek Kemranjen menghubungkan terduga pelaku pencurian melalui sambungan video call dengan kepala desanya. Jum'at (8/7). FIJRI/RADARMAS KEMRANJEN - Yanto (41) terduga pelaku pencurian di rumah korban Budi mencurahkan isi hatinya di ruang Reskrim Polsek Kemranjen pada Jum'at (8/7). Bermula dari Kanit Reskrim Polsek Kemranjen Aiptu Ahmad Muhtarom menghubungi Kepala Desa Bulupayung, Kesugihan, Cilacap, Badari untuk mengkonfirmasi warganya yang diamankan di Mapolsek. Melalui sambungan video call, kepala desa membenarkan bahwa Yanto adalah warganya. Lalu, keduanya berbincang sebentar. "Stres, gagal nikah. Ngapura, Pak Lurah," ujar Yanto pada kepala desa. Terduga pelaku menuturkan gagal menikah pada 2021 silam. Apesnya, dilaporkan sebagai tindak penipuan. Lalu, Yanto minggat dari rumah. Selanjutnya, Yanto menjalani kehidupan dengan "berkelana". Berjalan kaki sambang dari satu makam ke makam lainnya hingga yang paling jauh ke Jawa Timur. https://radarbanyumas.co.id/kata-maling-di-rumah-budi-lapar-cari-makan-tapi-tidak-ada-cuma-ada-lanting-yang-sudah-alot/ "Terjauh jalan kaki ke makam Sunan Ampel. Lapar, habis dari makam-makam, jalan kaki, mencuri buat makan," imbuh Yanto. Lantaran berpergian tidak pernah menggunakan angkutan umum. Terduga pelaku merasakan lapar dan mencuri di rumah korban Budi. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: