JEKNYONG Ditarget 100 Ribu Pengguna
INOVATIF: Pemkab Banyumas meluncurkan aplikasi JEKNYONG (OJEKE INYONG), sebagai solusi mengatasi persoalan sampah.
PURWOKERTO - Aplikasi JEKNYONG (OJEKE INYONG), terus disempurnakan. Dari awal peluncuran 12 Januari lalu, aplikasi itu sudah mengalami 46 kali penyempurnaan. Tahun ini ditargetkan setidaknya ada 100 ribu pengguna JEKNYONG.
"Saat ini sudah ada sekitar 3.200 pengunduh JEKNYONG," kata Direktur PT. Banyumas Investama Jaya (BIJ) Aditya Sigit Pratomo.
Dengan jumlah pengunduh tersebut ia akui, masih belum banyak masyarakat yang sudah tahu JEKNYONG. Pun dengan promosi yang dilakukan ia nilai belum terlalu massif.
"Kita terus lakukan penyempurnaan aplikasi. Promosi melalui IG bupati belum maksimal," paparnya.
Pun dengan armada penjemputan saat ini baru ada empat armada. Jumlah itu ia sebut, masih dirasa cukup. Jika animo masyarakat tinggi penambahan unit armada bakal dilakukan.
Layanan penjemputan sampah juga masih di seputaran wilayah Kota Purwokerto saja.
"JEKNYONG bukan bisnis. Tapi sebagai upaya bagaimana mengurangi sampah yang ada di Kabupaten Banyumas," jelas dia.
Untuk target dicanangkan bisa mengurangi sebanyak mungkin sampah anorganik di Kabupaten Banyumas. Melalui JEKNYONG diharapkan masyarakat mulai bisa memilah sampah, dan menghasilkan rupiah dari sampah tersebut.
https://radarbanyumas.co.id/aplikasi-jeknyong-dibuat-untuk-mengurangi-timbunan-sampah/
"Saat ini sampah yang sudah masuk ke JEKNYONG baru sekitar 3 ton. Dengan rupiah yang dibayarkan sekitar Rp 10 juta," pungkasnya. (aam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


