Banner v.2

Ikon Desa Durian Tersendat Cuaca

Ikon Desa Durian Tersendat Cuaca

NGASO: Pekerja istirahat mengerjakan replika durian setinggi 3,5 meter karena gerimis. FIJRI/RADARMAS KEMRANJEN - Pembangunan icon Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen berupa replika buah durian dengan tinggi 3,5 meter tersendat. Sebab, cuaca kurang mendukung. "Pekerjaan terkendala dari kemarin gerimis terus," kata Kepala Desa Alasmalang Katam, Selasa (16/11). Cuaca yang tidak menentu. Seperti sedang panas kemudian tiba-tiba gerimis atau hujan dapat merusak pekerjaan. Material bisa luntur. Tinggi keseluruhan replika buah durian mencapai lima meter. Di bawahnya, dilengkapi dengan taman setengah lingkaran. Replika buah durian berada di area Jalan Muria sebelum tanjakan ruas jalan kabupaten ruas Kemranjen-Tanggeran. Disebut Katam sesuai dengan masterplan agrowisata. "Agrowisata dikerjakan pelan-pelan, buat ikon dulu," imbuh Katam. https://radarbanyumas.co.id/bangunan-pasar-durian-desa-karangsalam-kemranjen-tidak-permanen/ Desa Alasmalang menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk agrowisata pertanian durian berbasis terpadu. Merupakan kolaborasi dari beberapa kementerian. Diantaranya, Kementerian PUPR, Kesehatan, Pertanian dan Peternakan. Di lokasi tersebut, terdapat puluhan ribu bibit durian milik petani yang menyewa lahan. Pemilik bibit dihimbau agar segera mengosongkan. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: