Traktor "Ngadat", Pengolahan Sawah Terhambat
CEPAT TANAM: Bantuan hand traktor untuk kelompok tani di Selanegara.
SUMPIUH - Pengolahan lahan areal persawahan seluas 25 hektare kerap tersendat di Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh. Sebab, dua traktor milik kelompok tani mengalami kerusakan.
"Ada lima traktor, yang dua sudah tidak layak pakai. Rodanya aus," kata Kepala Desa Selanegara Imam Susanto, Senin (25/10).
Kondisi tersebut menjadikan luasan lahan tidak sebanding dengan jumlah traktor. Sehingga, pengolahan lahan menjadi lamban.
Permasalahan lain adalah sumber pengairan sawah berasal dari bendung. Juga, mengandalkan hujan.
"Sudah mulai hujan, lahan harus secepatnya diolah. Lahan lebih luas dari traktor yang tersedia," imbuh Imam.
https://radarbanyumas.co.id/220-hektare-tanaman-padi-mati-pencari-ikan-lalu-tebar-jala-di-sawah/
Di tengah kekhawatiran pola tanam yang terlambat. Kelompok tani mendapatkan bantuan satu hand traktor dari pemerintah provinsi melalui kabupaten.
Adanya tambahan satu traktor diharapkan bisa mempercepat pengolahan sawah. Juga, mendorong semangat petani dalam menggarap sawahnya.
"Sudah tambah satu traktor, petani segera mempersiapkan masa tanam. Traktor yang ada sudah mulai turun," tandas Imam. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

