Bank Sampah Belum Kelola Organik
PELATIHAN: Warga mengikuti pelatihan mekanisme pengelolaan sampah.
TAMBAK - Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Wilayah Sumpiuh, mengajak pemerintah desa yang telah memiliki bank sampah supaya mengelola sampah organik.
https://radarbanyumas.co.id/ecobrik-kian-gencar-warga-khawatir-sampah/
"Bank sampah mengambil sampah dari pelanggan dan memilah rongsok," terang Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni, Rabu (29/9) usai pelatihan pengelolaan sampah di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak.
Sedangkan sampah organik selama ini belum dikelola. Oleh karena itu, diperlukan inovasi. Seperti pembuatan kompos dari sampah organik.
Meskipun demikian, Titien menilai bank sampah di Gebangsari sudah berjalan dengan adanya karang taruna yang aktif. Juga, budidaya magot.
"Tinggal menambah inovasi, sampah organik diolah menjadi kompos. Tapi masih bingung mau bagaimana," imbuh Titien.
Dalam kesempatan tersebut Titien menyampaikan, mengenai pengertian sampah berdasarkan Perda Kabupaten Banyumas Nomor 6 Tahun 2012, agar masyarakat tidak bingung dalam memahami jenis sampah.
Juga mampu memahami cara pengelolaan sampah dengan 3 R. Serta berbagai akibat tidak mengelola sampah dengan baik dan sampah dibakar. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

