Banner v.2

Dua Hari Nihil Kematian Covid-19 di Banyumas

Dua Hari Nihil Kematian Covid-19 di Banyumas

SWAB RANDOM: PTM terbatas di Banyumas dari hasil swab antigen random pelajar sekolah dan madrasah pelaksana PTM terbatas aman dari Covid-19. Yudha Iman Primadi/Radarmas PURWOKERTO - Kasus Covid-19 di Banyumas dalam 2 hari ke belakang terus membaik. Bahkan dalam 2 hari berturut-turut pada Kamis (23/9) dan Jumat (24/9), kematian Covid-19 di Banyumas nihil. https://radarbanyumas.co.id/rasio-tracing-jadi-aturan-penentuan-level-ppkm/ Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM M.Kes mengatakan saat ini Kabupaten Banyumas masih ada kasus positif Covid-19. Pada Jumat (24/9), total kasus positif Covid-19 tercatat tinggal 5 kasus. 4 kasus positif Dinkes dan 1 kasus positif rumah sakit. Menurun dibandingkan total kasus Kamis (23/9) sebanyak 13 kasus dengan rincian 7 positif Dinkes dan 6 positif rumah sakit. "Kematian Covid-19 nihil dalam 2 hari (Kamis & Jumat). Sebelumnya pada Rabu (22/9) tinggal 1 kematian," katanya. Sadiyanto menegaskan agar level PPKM Banyumas turun selain menggenjot capaian total vaksinasi Covid-19, pihaknya semakin menggencarkan tracing, testing dan treatment (3T). Hanya saja dalam sepekan terakhir, berapa spesimen yang sudah diperiksa jumlah pastinya dia tidak begitu hapal. "Sekitar 1.600 sample. Dari hasil tracing & testing itu positivity ratenya kisaran 5 %," terang dia. Dilanjutkan, menurunnya penularan Covid-19 di Banyumas juga terlihat dari hasil swab antigen random terhadap siswa sekolah & madrasah yang sudah menjalankan PTM terbatas. Hasil swab antigen random siswa tanggal 22 (Rabu) semua siswa yang diperiksa negatif antigen. Ini bisa menandakan bahwa di lapangan, Covid-19 di Banyumas benar-benar membaik tidak hanya data di atas kertas. "Laporan ke saya ada kurang lebih 415 pelajar yang diswab antigen," pungkas Kadinkes. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: