Banner v.2

"Inyong Bawor Siap Divaksin"

SOSIALISASI: Kepala UPTD PU Wilayah Banyumas menyuntik Bawor dengan spuit raksasa. FIJRI/RADARMAS BANYUMAS - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Banyumas tak ingin kesempatan untuk sosialisasi vaksinasi Covid-19 berjalan biasa saja. Guna menarik perhatian masyarakat yang dilintasi kendaraan sosialisasi, UPTD membuat spuit raksasa berukuran panjang satu meter. Supaya maksimal, salah satu personil bersolek sebagai Bawor. https://radarbanyumas.co.id/rindu-gelaran-karnaval-di-banyumas-vaksin-pun-pakai-kostum-unik/ https://radarbanyumas.co.id/husein-gagas-antigen-bersubsidi-maksimal-harga-rp-70-ribu-siapkan-aplikasi/ "Mengajak yang belum vaksinasi, untuk segera mendaftar. Dengan replika suntikan yang besar ini diharapkan pesan lebih mudah tersampaikan ke masyakarat," papar Kepala UPTD PU Wilayah Banyumas Imam Pamungkas, Kamis (12/8). Ada dua desa yang menjadi sasaran sosialisasi. Yakni Pakunden dan Kalisube Kecamatan Banyumas. Selain penyampaian pentingnya vaksinasi. Juga tentang protokol kesehatan yang masih harus ditaati untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Rute sosialisasi melintasi ruas jalan kabupaten. Menyasar titik fasilitas publik yang menjadi tempat orang berkumpul seperti pasar desa. Selain itu, sosialisasi merambah ke ruas jalan desa. Sehingga jangkauan pesan yang sampai ke masyarakat semakin luas. "UPTD juga membagikan masker untuk warga yang kedapatan sedang tidak memakai," imbuh Imam. Sementara itu, Dedi Setiawan mengaku tidak ditunjuk oleh Kepala UPTD untuk memerankan tokoh pewayangan khas Banyumas, Bawor. "Suka rela menjadi Bawor. Sebagai bagian dari percontohan untuk vaksinasi. Inyong Bawor siap divaksin. Jadi icon dalam sosialisasi vaksinasi," ujar Dedi. Jatah sosialisasi untuk UPTD PU Wilayah Banyumas pada Agustus masih satu kali lagi. Jadwal berikutnya berada di Patikraja. UPTD sudah memiliki konsep lain yang berbeda untuk kegiatan selanjutnya. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: