Banner v.2

Sampah Pasien Isoman Diangkut DLH

Sampah Pasien Isoman Diangkut DLH

DIANGKUT: Karyawan UPKP mengenakan hazmat memasukan sampah isoman ke mobil box dari DLH Banyumas. KEMRANJEN - Giliran sampah infeksius dari warga yang menjalani isolasi mandiri di wilayah Kecamatan Kemranjen diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyumas. https://radarbanyumas.co.id/dlh-banyumas-bentuk-tim-khusus-tangani-sampah-warga-yang-menjalani-isoman/ "Ada tiga kantong plastik kuning besar ukuran 100 × 90 sampah infeksius warga isolasi mandiri yang terkumpul," rinci Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni, Rabu (11/8). Limbah yang rentan menularkan penyakit itu berasal dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Kemranjen. Menyusul warganya tengah karantina mandiri akibat terpapar Covid-19. Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Wilayah Sumpiuh menurunkan personil untuk penanganan sampah infeksius isolasi mandiri. Agar tidak menjadi mata rantai penularan penyakit. Jika sebelumnnya di tiga kecamatan dalam pengambilan sampah infeksius Tim UPKP Wilayah Sumpiuh mengenakan jas hujan sebagai alat pelindung diri. Ketika di Kemranjen sudah memakai hazmat. "Dinas yang memberikan hazmat dan masker ke UPKP," imbuh Titien usai kegiatan. Pandemi Covid-19 menyisakan sampah infeksius di rumah warga isolasi mandiri. UPKP sebagai salah satu garda depan yang bertanggung jawab dalam penanganan sampah tersebut. "Pengambilan sampah infeksius terus berlanjut. Mengikuti jadwal isolasi mandiri warga. Di data, sudah detail warga isolasi mandiri mulai dan berakhir kapan. Jadi, UPKP pantau terus perkembangan," tandasnya. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: