Perbaikan Jalan Jalan Terus, Hujan Tak Jadi Hambatan
TAMBAL: UPTD PU melakukan perbaikan jalan wilayah perbatasan Banyumas-Cilacap.
KEBASEN - Hujan masih kerap mengguyur wilayah Banyumas. Biasanya, intensitas hujan menjadi kendala proses perbaikan kerusakan jalan.
https://radarbanyumas.co.id/tambalan-lubang-jalan-prioritaskan-di-sekitar-pemukiman-rumah/
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Banyumas Imam Pamungkas mengklaim bahwa kini hujan tak lagi menghambat perbaikan kerusakan jalan. Dimana UPTD tengah fokus pada wilayah perbatasan Banyumas-Cilacap.
"Hujan tidak berpengaruh pada kondisi jalan yang sedang UPTD tangani. Pengguna jalan yang melintas tidak perlu khawatir," kata Imam, Selasa (13/7).
Penanganan tambal lubang menerapkan telfod. Sebagai pengganti pondasi rusak atau aus. Setelah beberapa bulan diaplikasikan. Hasilnya dinilai tidak mengecewakan. Termasuk ketika hujan.
Batu pecah ditata di dalam lubang aspal yang telah dibersihkan. Batu dikunci dan dipadatkan. Sampai finish dengan batu pecah 0,5 dan dipadatkan lagi.
"Ketika ada hujan, pondasi tidak langsung dilapisi aspal tidak masalah. Justru, semakin kuat ketika dilindas oleh kendaraan yang melintas. Baru saat sudah kondusif, aspal digelar," papar Imam.
UPTD Wilayah Banyumas menggarap tiga ruas jalan kabupaten di perbatasan. Ruas Kebasen-Sampang sudah selesai penambalan. Lalu, ruas Cindaga-Brani sedang dalam proses. Sedangkan ruas Cindaga-Poncot sudah masuk agenda pemeliharaan jalan selanjutnya.
Penanganan tersebut untuk merubah image jalan di pinggiran yang terkenal tidak terawat. Sehingga, kesan pengguna jalan berubah terhadap wajah Banyumas. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
