Banner v.2

PPKM, Kebaktian Daring Terkendala Sinyal di Sumpiuh

PPKM, Kebaktian Daring Terkendala Sinyal di Sumpiuh

DARING: Jemaat melakukan kebaktian secara daring di rumah. SUMPIUH - Jemaat Gereja Kerasulan Baru Desa Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh melakukan ibadah kebaktian secara daring. Menyusul kebijakan PPKM darurat di Banyumas. https://radarbanyumas.co.id/ganjar-semua-ibadah-di-rumah-tolong-jangan-diperdebatkan/ Jemaat yang mayoritas berada di daerah perbukitan mengalami kendala sinyal. Sebelum streaming, mencari titik yang terdapat sinyal kuat terlebih dahulu. Jemaat memastikan bahwa sinyal stabil. Agar selama berlangsungnya ibadah lancar tidak tersendat jaringan. "Sinyal ada yang memakai WiFi dan modem. Agar memudahkan, dibagi empat kelompok yang ada sinyalnya. Dan di dalam kelompok masih dibagi lagi," kata Rudi, salah satu jemaat ibadah kebaktian, Selasa (6/7). Jarak rumah jemaat yang relatif jauh. Juga menjadi pertimbangan dibagi beberapa titik pelayanan streaming. Sehingga, satu lokasi tidak banyak kuota orang. Pelayanan streaming dari rumah jemaat tetap taat protokol kesehatan. Jemaat memakai masker dan menjaga jarak. Pembagian menjadi kelompok kecil agar tidak ada kerumunan. "Di masa wabah ini ibadah tetap tertib dan tidak kendor. Semoga kita semua diselamatkan dan dijauhkan dari segala musibah untuk semua umat manusia. Semoga ada mukzijat," harap Rudi. Jemaat mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran corona virus melalui PPKM darurat. Tercatat sekitar 300 jemaat yang mengikuti kebaktian. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: