Banner v.2

Kampung Nopia Batalkan Kunjungan Rombongan

Kampung Nopia Batalkan Kunjungan Rombongan

IKON: Ecobrik sebagai icon baru di Kampung Nopia. FIJRI/RADARMAS BANYUMAS - Pengelola Kampung Nopia Desa Pekunden Kecamatan Banyumas terpaksa harus membatalkan jadwal kunjungan sebanyak 30 orang. Menyusul, situasi wabah corona virus di Banyumas belum terkendali. https://radarbanyumas.co.id/kampung-nopia-desa-pekunden-belum-dibuka-untuk-wisata-antisipasi-penyebaran-covid-19/ Adanya kebijakan PPKM mikro darurat, dimana Banyumas masuk di dalamnya, menjadi faktornya. Pengelola Kampung Nopia menjadi berfikir ulang menerima kunjungan. "Meminta maaf karena sementara waktu belum bisa menerima kunjungan," kata Ketua RT 3 RW 4 Agus Silo, Jumat (2/7). Beberapa waktu terakhir, lembaga pendidikan mengajukan jadwal kunjungan ke Pengelola Kampung Nopia. Mulai dari jenjang menengah atas sederajat hingga perguruan tinggi. Kebanyakan kunjungan berkaitan dengan tugas. Diantaranya kuliah kerja nyata, prakerin dan lainnya. Termasuk rombongan 30 orang tersebut dari lembaga pendidikan. Pengelola Kampung Nopia masih mempertimbangkan faktor keamanan bersama dari resiko penyebaran corona virus. Sehingga belum menerima rombongan pengunjung. "Selain itu, tidak semua pengrajin nopia di masa pandemi ini produksi. Jadi, ada yang kurang kalau dikunjungi," imbuhnya. Agus menceritakan membangun Kampung Nopia membutuhkan proses panjang. Kerja keras mulai menunjukan hasil. Di masa pandemi corona virus yang membuat usaha wisata ketar ketir. Kampung Nopia mulai memiliki segmentasi pasarnya sendiri sebagai wisata edukasi. "Usaha yang kita mulai dua tahun lalu. Ternyata, sudah mulai kita rasakan hasilnya. Tetap bersyukur di masa wabah ini," tandas Agus. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: