Dibatasi, Sektor Wisata Makin Sepi
WISATA: Salah satu spot di Desa Wisata Banjarpanepen.
SUMPIUH - Masa sulit sektor wisata di masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Tak terkecuali dialami oleh desa wisata Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh.
https://radarbanyumas.co.id/wisata-outdoor-di-banyumas-boleh-tetap-buka-maksimal-30-persen-kuota/
Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang dimulai 24 Juni ini, Desa wisata tidak dapat berbuat banyak. Pasrah mentaati aturan 30 persen dari kuota pengunjung dalam kondisi normal.
"Tidak apa-apa pengunjung wisata dibatasi," tukas Kepala Desa Banjarpanepen Mujiono, Rabu (23/6) menanggapi aturan dalam surat edaran Bupati.
Sejak terjadi pandemi Covid-19, pengunjung di semua spot wisata Desa Banjarpanepen pada dasarnya memang sudah tidak seramai dulu.
https://radarbanyumas.co.id/soal-penutupan-taman-kota-sumpiuh-pkl-tamkot-sumpiuh-kami-butuh-nasi-bukan-solusi/
Sehingga, ada tidaknya pembatasan kunjungan wisata seolah menjadi sama saja. Tidak ada perbedaan signifikan selama pandemi.
"Pengunjung wisata ke Banjarpanepen juga sedang sepi sejak Covid. Paling sekitar 30 persen. Jadi, pas dengan aturan yang ada," ujar Mujiono.
Meskipun sektor wisata lesu, pihaknya tidak berhenti melakukan pengembangan wisata dengan menggarap potensi di desa. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
