Banner v.2

Dua RT Masuk Zona Merah di Gumelar, Terapkan Micro Lockdown

Dua RT Masuk Zona Merah di Gumelar, Terapkan Micro Lockdown

TUTUP: Akses jalan menuju Grumbul Tlewah Desa Gumelar diportal sejak Minggu (13/6) sore. PURWOKERTO - Mulai Minggu, (13/6) malam Grumbul Tlewah RT 04 dan RT 05, RW 09 Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar menerapkan micro lockdown. Itu menyusul adanya 36 warganya yang positif rapid antigen. https://radarbanyumas.co.id/diswab-antigen-25-warga-gumelar-positif-covid-berawal-dari-empat-orang-positif-covid/ "Desa sudah inisiasi, dan rapat Forkompincam. Mini lockdown mulai malam ini, sembako akan dikirim BPBD," kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Ia katakan, total positif rapid antigen 36 orang dengan rincian. 25 orang dari hasil tracing Sabtu, (12/6). Dan sebelumnya sudah ada 11 orang yang positif rapid antigen. "5 orang bergejala dibawa ke rumah sakit. 4 ke rumah sakit Ajibarang, 1 ke DKT. Sisanya isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari puskesmas," jelasnya. Bagi yang positif rapid antigen, ia sudah berkoordinasi dengan BPBD akan diberi bantuan sembako selama mikro lockdown. Sisanya warga yang terdampak micro lockdown juga akan diberikan bantuan sembako, tapi anggarannya akan menggunakan dana desa. "Sisanya seperti sayur-sayuran kesepakatan warta akan gotong royong," ujarnya. Ia apresiasi betul apa yang dilakukan oleh pemerintah desa dan kecamatan Gumelar. Menurutnya, warga Banyumas secara kesadaran sudah baik terkait penanganan Covid-19. "Nanti kita akan terus lakukan pemantauan secara berkala," tuturnya. Sementara itu, Camat Gumelar Arif Triyanto mengatakan, total ada 361jiwa, 122 KK yang terdampak micro lockdown. Bantuan sembako ia sebut sudah mulai diberikan. Lama mikro lockdown ia katakan, akan dilakukan selama dua Minggu. "Mulai tanggal 13-27 Juni 2021," paparnya. Selain itu, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus pihaknya meminta agar pelaksanaan PPKM mikro dikuatkan kembali. (aam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: