Banner v.2

Pasca Lebaran Harga Bumbu Dapur Naik

Pasca Lebaran Harga Bumbu Dapur Naik

NAIK: Persediaan bawang putih pedagang masih belum terjual karena harga yang tinggi. FIJRI/RADARMAS SUMPIUH - Pasca lebaran, beberapa komoditas bumbu dapur di Pasar Sumpiuh mengalami kenaikan harga. Kisaran naik Rp 2 ribu. https://radarbanyumas.co.id/okupansi-hotel-tak-sampai-50-persen/ https://radarbanyumas.co.id/usai-lebaran-harga-daging-di-pasar-wilayah-purbalingga-belum-stabil/ "Satu kilogram bawang merah sebelum lebaran Rp 28 ribu. Sekarang jadi Rp 30 ribu," rinci Sari, pedagang bumbu dapur dan sayur, Senin (17/5). Kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih. Sebelum lebaran satu kilogram masih diharga Rp 26 ribu. Kini, sudah mencapai Rp 28 ribu. Pemicu kenaikan harga tersebut diduga lantaran belum ada pasokan. Sehingga, stok yang ada terbatas untuk didistribusikan ke pedagang. Sedangkan untuk cabai rawit, harga eceran di tingkat pedagang turun. Sebelum lebaran satu kilogram hingga Rp 55 ribu. Harga terpaut Rp 15 ribu menjadi Rp 40 ribu. Sari menceritakan adanya pandemi corona virus memberikan dampak signifikan pada pedagang pasar di hari raya. Ketika dalam kondisi normal, lebaran merupakan momen yang paling ditunggu. "Pasar jauh berbeda dengan sebelum corona. Kalau dibanding dulu, menjelang dan setelah lebaran bisa disebut sepi. Sekarang tidak ada prepegan. Mungkin karena jarang yang mudik jadi belanjanya kurang," keluh Sari di lapaknya. Corona virus yang tak kunjung berakhir membuat pedagang serba bingung. Sebab, penjualan landai. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: