Banner v.2

Penanganan PGOT Masih Banyak Kendala

Penanganan PGOT Masih Banyak Kendala

ODGJ banyak di tempat-tempat keramaian. PURWOKERTO - Belum adanya upaya maksimal penanganan PGOT di Kota Purwokerto, membuat masih marak aksi Pengamen Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) di berbagai simpang. Tidak hanya itu, bahkan di Pasar Minggon depan GOR Satria (9/5) terlihat bermunculan beberapa PGOT. https://radarbanyumas.co.id/hampir-satu-keluarga-di-pangebatan-odgj-akan-dibawa-ke-panti-rehabilitasi/ https://radarbanyumas.co.id/odgj-ngamuk-bacok-di-alun-alun-banyumas-dinkes-perawatan-tak-tercatat-diharapkan-lebih-perhatian-pada-odgj/ Menanggapi hal tersebut, Budi Suharyanto, Kabid Perlindungan Jaminan Rehabilitasi Sosial (PJRS) Dinsospermades mengatakan, masih banyak kendala yang dialami untuk penanganan PGOT tersebut. "Banyak kendala yang dihadapi oleh dinsos sampai dengan saat ini, harapannya ada support dan perhatian, memang semua OPD strategis, tapi Dinsos wajib dan harus lakukan tindakan nyata terhadap permasalahan sosial yang ada di kabupaten banyumas," katanya kepada Radarbanyumas.co.id Yaitu dengan kendala penanganan, Ia menambahkan, berkaitan dengan sarana dan prasaranan dan anggaran. "Yang dialami dinsos masih sama, menyelesaikan masalah sosial tapi masalah yang dihadapi dinsos sendiri berkaitan sarpras dan anggaran masih kesulitan, intinya dinsos mau nangani PGOT dan ODGJ sampai saat ini masih terkendala," tambahnya. Dimana dengan kondisi tersebut, menurutnya, untuk penanganan sendiri saat ini hanya di prioritaskan untuk ODGJ tanpa identitas. "Kondisi sekarang Dinsos tangani ODGJ tanpa identitas diperkotaan saja sudah kesulitan, dan sampai saat ini pun dinsos masih deras kiriman ODGJ tanpa identitas," pungkasnya. (win)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: