Banner v.2

50 Warga Kedungpring Kemranjen Terjangkit Chikungunya

50 Warga Kedungpring Kemranjen Terjangkit Chikungunya

FOGGING: Suasana fogging di tiga wilayah RT di Desa Kedungpring. ISTIMEWA KEMRANJEN - Warga Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen diserang chikungunya sejak awal November. Hingga kini, warga masih ada yang dirawat di fasilitas kesehatan dan rawat jalan. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Desa Kedungpring Sugiyono. Kejadian bermula ketika seorang warga dari RT 5 RW 2 mengalami keluhan kesehatan memeriksakan diri ke puskesmas. Gejala diantaranya merasa nyeri pada tulang, demam, lemas, tubuh kaku. https://radarbanyumas.co.id/kasus-chikungunya-di-blater-tambah-ditemukan-10-penderita-baru-badan-demam-nyeri-sendi-otot-lelah-dan-sakit-kepala/ Kemudian, disusul warga lain masih di RT yang sama juga periksa ke puskesmas. Gejala tidak berbeda. Sehingga, memicu kecurigaan dari pihak puskesmas. "Dari puskesmas mengecek lokasi. Ditemukan banyak jentik nyamuk sebagai vektor chikungunya. Sudah sekitar 50 warga yang kena chikungunya," jelas Sugiyono, Selasa (2/12). Usia warga yang menderita chikungunya beragam. Mulai dari anak hingga dewasa. Gejala yang ditunjukan ringan sampai berat. Selang beberapa waktu, ternyata serangan chikungunya meluas. Warga yang mengalami gejala chikungunya lalu periksa ke puskesmas juga dari RT 4 dan 6 di RW 2. Guna memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk vektor chikungunya. Pemerintah Desa Kedungpring mengajukan permohonan fogging ke dinas terkait. "Sebagian warga sudah sembuh dari chikungunya. Fogging dilakukan di tiga wilayah RT," pungkas Sugiyono di kantornya. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: