Banner v.2

Diterjang Banjir, Kritis, Saluran Bendung Dibronjong

Diterjang Banjir, Kritis, Saluran Bendung Dibronjong

BRONJONG : Warga Desa Pesantren memasang bronjong di bendung. ISTIMEWA TAMBAK - Saluran irigasi Bendung Pesantren Kecamatan Tambak dalam kondisi kritis. Setelah diterjang oleh banjir beberapa hari lalu. Mantri Pengairan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Sumpiuh Lusino menjelaskan lening saluran nyaris jebol. Sehingga, Pemerintah Desa Pesantren segera melakukan penanganan. "Desa meminta bronjong sebanyak lima puluh lembar untuk menahan lening kritis. Batu untuk mengisi bronjong dan tenaga yang mengerjakan, desa yang menyediakan," terang Lusino, Senin (30/11). Pekerjaan pemasangan bronjong terkendala cuaca. Pada Minggu (29/11) dari pagi hingga malam hujan tidak henti. Sehingga, target pekerjaan kurang maksimal. https://radarbanyumas.co.id/solusi-penanganan-banjir-di-kemranjen-dan-sumpiuh-sedang-dikaji-konsultan/ Saluran bendung untuk mengairi areal persawahan seluas 45 hektare di wilayah Pesantren. Sementara waktu, saluran masih dapat mengaliri sawah. Tidak hanya Desa Pesantren yang meminta bronjong. Desa Gebangsari juga sudah mengambil bronjong di UPTD PU Wilayah Sumpiuh. Bronjong untuk penanganan tanggul kritis Sungai Tambak. "Gebangsari belum ada pekerjaan penanganan tanggul. Baru mengambil bronjong," kata Lusino di kantornya. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas memperoleh bantuan 200 bronjong dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO). Bronjong berada di UPTD Wilayah Sumpiuh. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: