Banner v.2

Harga Bawang "Meradang", Pedagang Stok Barang

Harga Bawang

NAIK: Persediaan bawang putih milik pedagang di Pasar Sumpiuh. FIJR/RADARMAS SUMPIUH - Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, harga komoditas bawang melonjak drastis. Bawang merah dan putih di saat bersamaan mengalami kenaikan harga. Harga dua komoditas tersebut diprediksi dalam beberapa waktu ke depan masih akan terus naik. Hal tersebut membuat pedagang berspekulasi. Sariyah, salah satu pedagang di Pasar Sumpiuh memilih menyetok bawang merah. https://radarbanyumas.co.id/akses-pintu-pasar-sumpiuh-dibongkar-lagi/ "Hari ini sudah membeli lagi sepuluh kilogram bawang merah untuk dijual besok. Barangkali harganya sudah berubah lagi sudah mempunyai persediaan," ujar Sariyah di lapaknya, Rabu (14/10). Meski bawang merah yang belum laku masih cukup banyak, Sariyah menuturkan penambahan persediaan bawang merah untuk berjaga-jaga. Kenaikan harga komoditas bawang merah tercatat mencapai Rp 8 ribu untuk satu kilogram. Harga stabil sebelumnya Rp 28 ribu. Kini sudah dikisaran Rp 36 ribu. Sedangkan untuk komoditas bawang putih, lonjakan harga sampai Rp 5 ribu untuk satu kilogram. Setalah lama bertahan di harga Rp 17 ribu. Harga bawang putih langsung naik menjadi Rp 22 ribu. Sementara itu, Wachid, salah satu pemasok bumbu dapur di Pasar Sumpiuh membeberkan lonjakan harga dipicu oleh berkurangnya pasokan dari petani. Sehingga, barang mulai langka. "Terdampak hujan, bawang merah pada busuk. Jadi, barang yang masuk ke pasar berkurang," beber Wachid. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: