Akses Pintu Pasar Sumpiuh Dibongkar Lagi
DIBUKA: Akses masuk ke Pasar Sumpiuh yang ditutup sudah sepi saat siang. FIJRI/RADARMAS
SUMPIUH - Pedagang Pasar Sumpiuh nekat melakukan pembongkaran pintu yang ditutup pada April lalu. Penutupan satu akses merupakan instruksi dari dinas untuk lebih memudahkan pengawasan pengunjung dalam penerapan protokol kesehatan corona virus di pasar.
Kepala Pasar Sumpiuh Yudiono menyatakan pedagang tidak koordinasi dengan pengelola pasar dalam pembongkaran. Pengelola baru mengetahui ketika pintu sudah dibongkar.
https://radarbanyumas.co.id/pemasok-komoditas-dapat-sanksi-rugikan-pedagang-di-pasar-sumpiuh/
"Pedagang tidak ke pengelola pasar dulu sebelum membongkar pintu. Tiga hari lalu, pedagang melakukan pembongkaran sendiri," jelas Yudiono, Selasa (13/10).
Atas tindakan sepihak tersebut, pengelola pasar menegaskan lebih memilih memantau situasi. Tidak langsung mengambil keputusan untuk menutup kembali akses.
Dibeberkan Yudiono sejak akses ditutup, pedagang mengeluhkan daya beli yang cenderung menurun. Di depan pintu yang ditutup pada sisi barat pasar itu justru digunakan sebagai lapak di pagi hingga siang hari.
"Pengelola pasar bilang ke pedagang, kalau ternyata tidak ada perbedaan antara sebelum dan sesudah ditutup. Maka sewaktu-waktu akses akan ditutup kembali," tukas Yudiono di meja kerjanya.
Hingga beberapa hari ke depan, pengelola pasar terus mengawasi kondisi di sekitar akses tersebut. Pada dasarnya pada sisi barat gedung terdapat empat akses. Pintu ke area kambing, lalu tidak jauh ada pintu lagi. Sedangkan akses yang ditutup berada di tengah. Satu pintu sisanya berada di pojok. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
