Banner v.2

Darurat Covid Diperpanjang, Pengelola Pasar Buntu Kewalahan Stok Masker

Darurat Covid Diperpanjang, Pengelola Pasar Buntu Kewalahan Stok Masker

BANTUAN: Pasar Buntu kembali terima bantuan masker dari Kecamatan Kemranjen. ISTIMEWA KEMRANJEN - Pengelola Pasar Buntu kewalahan stok masker. Menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat covid di Kabupaten Banyumas hingga 31 Agustus mendatang. "Dari dinas memberi masker pada 27 Juli lalu ada 50 masker. Hari itu juga, pengelola pasar langsung membagikan untuk anggota SPAI unit transportasi dan tukang becak yang berada di sisi selatan pasar," rinci Kepala Pasar Buntu Sri Supriyadi Handoyo, Rabu (12/8). Sebab, mereka yang selalu berinteraksi dengan orang luar terutama penumpang kendaraan umum yang transit di area Pasar Buntu. Selain itu, mereka juga membantu pengunjung pasar untuk menerapkan protokol kesehatan sebelum masuk pasar. https://radarbanyumas.co.id/bupati-banyumas-apresiasi-gerak-cepat-mandiri-syariah-memutus-mata-rantai-sebaran-covid-19/ Pengelola Pasar Buntu mencatat mendistribusikan masker secara massal sudah lima kali. Ditambah satu kali bantuan dari lembaga perbankan. "Agar semua yang beraktivitas di area Pasar Buntu bisa berganti-ganti masker. Bahaya juga kalau masker tidak sering ganti. Karena Pasar Buntu tempat lalu lintas dari berbagai daerah. Simpang empat," papar Supri. Supri menilai dinas idealnya menyetok masker setiap dua minggu sekali. Agar pengelola pasar tidak kewalahan untuk persediaan masker. Pengelola Pasar Buntu juga menggandeng Paguyuban Pedagang Pasar Buntu dalam penerapan protokol kesehatan. Kerja sama dengan berbagai pihak agar warga pasar selalu dalam kondisi sehat dalam mencari rezeki. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: