Tutup, Museum Wayang Banyumas Tetap Dikunjungi
DITUTUP: Staf pengelola Museum Wayang Banyumas menunjukan baliho penutupan sementara.FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS
BANYUMAS - Ternyata belum semua orang mengetahui informasi tentang penutupan sementara tempat wisata milik Pemerintah Kabupaten Banyumas. Sebab, masih ada orang yang mengira Museum Wayang Banyumas tetap menerima kunjungan.
"Sejak Senin, ada saja pengunjung perorangan yang berkunjung ke museum. Sampai di depan pintu, melihat banner dan bertanya ke pengelola," tukas Staf Pengelola Museum Wayang Banyumas Sukrisman, Rabu (18/3).
Pengelola menjelaskan bahwa sementara waktu sampai 29 Maret mendatang Museum Wayang Banyumas tidak menerima kunjungan. Dikatakan Sukrisman, pihaknya belum dapat memastikan waktu membuka kembali kunjungan. Sebab, pengelola menunggu arahan dari atasan.
Pengelola tidak berani mempersilahkan pengunjung yang telah datang ke Museum Wayang Banyumas masuk. Sehingga, dengan terpaksa mengatakan untuk kembali lagi di lain kesempatan.
Adanya kunjungan di saat kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona, di satu sisi menunjukan antusiasme masyarakat terhadap museum. Bahwa museum menjadi pilihan destinasi untuk wisata edukasi.
Selain Museum, Taman Kota Sumpiuh pada Rabu (18/3) juga ditutup sementara. Menyusul surat edaran Bupati tentang peningkatan kewaspadaan resiko penularan corona di Kabupaten Banyumas dalam masa inkubasi.
"Senin dan Selasa kemarin sudah pembatasan aktivitas di Taman Kota Sumpiuh. Taman sebagai tempat kerumunan mulai Rabu ini efektif ditutup," jelas Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
