Istri Ditemukan Gantung Diri Saat Ditinggal Kerja Bakti
EVAKUASI : Polsek Tambak evakuasi korban gantung diri
BANYUMAS-Rasa terkejut sekaligus kesedihan mendalam menyergap Budiarso. Warga Desa Watuagung Kecamatan Tambak itu harus kehilangan istri, Sumiati untuk selamanya.
Sumiati meninggal dunia setelah gantung diri dengan seutas tali plastik sepanjang satu meter dengan ketebalan sekitar kelingking orang dewasa. Korban nekat mengakhiri hidupnya di gawangan pintu kamar.
Peristiwa bermula ketika Budiarso pada Minggu (1/3) pagi berpamitan kepada korban untuk kerja bakti. Sebab, di wilayah RT sedang melakukan pembangunan rabat beton jalan lingkungan.
Ketika Budiarso (52) pulang dari kerja bakti sekitar pukul 14.30 siang. Warga RT 4 RW 7 itu masuk melalui pintu samping sembari memanggil Sumiati (57). Akan tetapi, tidak ada jawaban sama sekali dari korban dan rumah dalam kondisi sepi.
Budiarso yang tidak menaruh curiga beraktivitas seperti biasanya. Karena tubuh kotor usai kerja bakti, Budiarso mandi. Setelahnya, lantaran tak kunjung melihat korban, Budiarso mencari.
"Budiarso masuk ke kamar dan mendapati istrinya tergantung di gawangan pintu dengan sebuah kursi plastik di bawahnya. Budiarso langsung memanggil dan mendatangi rumah anaknya, Waluyo, yang bersebelahan dengan rumahnya," jelas Kapolsek Tambak AKP Embar Yuliono SH Minggu (1/3).
Polsek Tambak mencatat berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas I Tambak bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian murni akibat gantung diri.
"Korban gantung diri diduga dipicu oleh rasa putus asa. Sebab, anaknya yang seorang janda tetap menikah meski tanpa restu dari korban," tandas Kapolsek. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
