Banner v.2

Sugeng Suparwoto: Ideologi Bukan Sekadar Jargon

Sugeng Suparwoto: Ideologi Bukan Sekadar Jargon

Anggota MPR RI dari Partai Nasdem Sugeng Suparwoto mengulas urgensi ideologi bukan sekedar jargon pada kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Margasana, Minggu (15/3)-TIM SUGENG SUPARWOTO UNTUK RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID -Anggota MPR RI periode 2024-2029 dari Partai Nasdem daerah pemilihan Banyumas dan Cilacap Sugeng Suparwoto menggaungkan urgensi ideologi negara di kancah global pada kegiatan reses sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Margasana Kecamatan Jatilawang, Minggu, 15 Maret 2026.

Ideologi diuji dalam tantangan hubungan global, baik yang bersifat interdependensi maupun dependen. Oleh karena itu, setiap negara termasuk Indonesia harus memperkuat identitas nasional.

"Ideologi, keutuhan dan kemandirian nasional untuk bisa bersaing dan setara dengan negara di kehidupan global," jelas Sugeng Suparwoto. 

Krisis ideologi tercermin dari negara-negara yang selalu didera konflik. Hal tersebut disebabkan oleh kegagalan dalam menemukan identitas nasionalnya.

Sehingga selalu terjadi konflik internal berbasis perbedaan cara pandang, ideologi, partai hingga ketidakdewasaan menghormati prosedur pemerintahan. Kondisi itu kemudian menimbulkan pemberontakan dan kekecewaan politik. 

"Ideologi juga membawa negara memiliki daya saing yang kuat. Ideologi bukan hanya sebatas jargon," sambung legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII. 

Oleh karena itu, Sugeng Suparwoto menekankan bahwa  ketika edukasi tanpa strategi dan langkah konkret untuk memperjuangkan kemandirian nasional. Maka negara akan tertinggal dan tertindas dalam hubungan sosial ekonomi tingkat global. 

Hal tersebut dapat terlihat pada negara maju yang mencoba terus mendominasi negara berkembang dan negara yang sedang berjuang memperbaiki ekonomi dalam berbagai isu komoditi strategis negara seperti migas.

Sugeng Suparwoto merupakan salah satu pemimpin stakeholder dalam bidang energi. Sehingga selalu memperjuangkan kedaulatan dalam bidang energi dengan memperbaiki tata kelola kinerja minerba melalui beberapa BUMN, tata kelola tambang baik dari aspek produksi maupun ekologis.

"Semua dibutuhkan untuk memperkuat negara dan energi menjadi pemersatu serta pondasi ekonomi Indonesia," tandas Sugeng Suparwoto. (fij/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: