Angka Kemiskinan Terus Menurun
grafis
PURWOKERTO - Angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas dalam setengah dekade terakhir mengalami penurunan.
Berdasarkan data strategis Kabupaten Banyumas 2010-2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas, pada 2015 jumlah penduduk miskin 285,90 (000 jiwa), 2016 sebanyak 283,90, 2017 terdapat 283,25, tahun 2018 ada 226,20, dan 211,65 pada 2019.
Kepala BPS Kabupaten Banyumas Edy Aprotuwiyono mengatakan, untuk garis kemiskinan pada 2019 sebesar 385.140 (Rp/kapita/per bulan). Jika mengacu data persentase kemiskinan tahun 2018 dengan 2019, mengalami turun. Pada 2018, angka kemiskinan 13,50 persen, sedangkan pada 2019 sebanyak 12,53 persen.
"Garis kemiskinan setiap tahun berubah," katanya, Senin (20/1).
Dia menambahkan, data angka kemiskinan berasal dari survei nasional. Untuk garis kemiskinan tahun 2019 sebesar Rp 385.140. "Mereka yang dibawah garis kemiskinan (GK) batasnya Rp 385.140. Itu perbulan. Pendekatannya pengeluaran per bulan," jelasnya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan kemiskinan. Salah satunya inflasi. "Inflasi bisa terjadi karena bencana, distribusi barang tidak merata, bahkan penimbunan stok. Itu membuat harga-harga naik yang kemudian menjadikan inflasi," jelasnya. (aam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
