Penjual Dawet Sumbang Sampah Liar
KOTOR: Lapak penjual dawet di ruas jalan nasional terdapat sejumlah sampah berserakan.FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS
SUMPIUH - Keberadaan penjual dawet disebut Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Wilayah Sumpiuh telah menyumbang sampah liar. Sebab, sampah terutama plastik berserakan di area lapak penjual.
"Salah satu yang menjadi sasaran penyisiran sampah liar itu lokasi pedagang dawet. Banyak sampah berserakan," ujar Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni, Jum'at (3/1).
Penjual dawet diantaranya tersebar di bahu jalan nasional ruas Kemranjen. Juga, terdapat beberapa lapak penjual dawet di ruas Sumpiuh. Seharusnya, penjual lebih memperhatikan kebersihan lokasi berjualan. Sehingga, setelah selesai berjualan tidak menyisakan sampah.
UPKP Wilayah Sumpiuh bertanggung jawab atas kebersihan ruas jalan tersebut. Sehingga diharapkan penjual dapat bekerja sama dalam mengelola sampah yang dihasilkan dari kegiatannya. "Perlu adanya penataan penjual dawet. Supaya lapak lebih rapi dan sampah terkelola," usul Titien.(fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
