Pengguna Jalan Nekad Terobos Palang Pintu
BERBAHAYA : Pengguna jalan menerobos palang pintu ketika ekor kereta masih di perlintasan. FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS
SUMPIUH - Rel ganda ternyata tidak serta merta membuat pengguna jalan patuh aturan. Salah satunya yakni masih banyak pengguna jalan yang nekad menerobos perlintasan rel ganda ini.
Kejadian itu kerap kali terlihat di di perlintasan rel kereta api jalan nasional ruas Sumpiuh atau JPL 501. Padahal, rel ganda telah diaktifkan pada November 2019 kemarin. Dengan diaktifkannya jalur ganda, maka kereta api sewaktu-waktu dapat melintas secara bersamaan. Petugas pos JPL 501 Jaryanto menyayangkan tindakan pengguna jalan yang nekat melintas meskipun palang pintu telah ditutup.
"Lebih berbahaya lagi ketika pengguna jalan menerobos palang pintu. Di saat kereta api masih melintas dan palang pintu masih ditutup. Padahal, kereta melintas dari dua arah bertemu di perlintasan ini pada jam tertentu," jelas Jaryanto, Senin (9/12) di pos JPL 501.
Tidak hanya kendaraan roda dua yang memaksakan diri melintas dalam kondisi tersebut. Dikatakan Jaryanto, bahkan bis juga. Di perlintasan 501, palang pintu tidak menutup penuh seukuran lebar jalan nasional.
"Sering saya sampai teriak-teriak ke pengguna jalan yang menerobos palang pintu belum dibuka. Kenapa masih ditutup setelah kereta lewat. Karena ada satu kereta lagi dalam perjalanan ke perlintasan 501," imbuh Jaryanto geram. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
