Dapuran Bambu Ancam Tanggul Darurat Bendung Karanggedang
UPTD PU Wilayah Sumpiuh melakukan pembersihan dapuran bambu yang membahayakan tanggul darurat di Bendung Karanggedang Senin (24/11). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Dapuran bambu hanyut terbawa arus banjir dan tersangkut di Bendung Karanggedang. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada tanggul darurat jebol.
"Dapuran bambu yang tersangkut di bendung dapat membahayakan titik longsor, " kata Mantri Pengairan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah Sumpiuh Teguh Dumadi, Senin (24/11).
Ketika debit air sungai meningkat maka tertahan oleh dapuran bambu. Apabila membeludag, arus berpotensi menghantam tanggul darurat. Sedangkan kondisi trucuk bambu yang berfungsi sebagai pengaman sebagian sudah bergeser terdampak banjir.
Oleh karena itu, UPTD PU Wilayah Sumpiuh melakukan pembersihan dapuran bambu di Bendung Karanggedang. Upaya mengantisipasi terjadinya jebol tanggul darurat.
BACA JUGA:Bangunan Pelengkap Bendung di Karanggedang Ambruk, Akses Ditutup
"Sampah bambu juga menutup pintu penguras dan pintu intek, " sambung Teguh di lokasi.
Bendung Karanggedang mengaliri areal persawahan seluas 39 hektare. Saat ini sedang membutuhkan pengairan dari bendung. Sehingga, sampah bambu yang menutup pintu penguras dan pintu intek juga dibersihkan.
Sementara itu, sebelumnya warga setempat kerja bakti membuat jembatan darurat sebagai pengganti bangunan pelengkap bendung/jembatan ambruk untuk akses pejalan kaki. Supaya aktivitas warga tidak harus memutar jauh.
"Akses ditutup untuk sepeda motor, hanya pejalan kaki yang diperbolehkan melintas, " tandas Teguh. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
