Arus Kendaraan Berat di Ajibarang Meningkat, UPPKB Perketat Pengawasan
Petugas UPPKB Ajibarang melakukan pemantauan arus kendaraan berat di jalur nasional Ajibarang, Jum'at (21/11).-WAFI ZAKIYAH/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Arus kendaraan berat di jalur nasional Ajibarang terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Jalur strategis yang menjadi pintu masuk menuju Banyumas, Cilacap, dan Yogyakarta tersebut kini semakin ramai dilintasi truk dari arah utara maupun selatan.
Pengawas Satuan Pelayanan UPPKB Ajibarang, Alkori, S.Sos, mengatakan jalur tersebut memang cenderung padat karena menjadi lintasan utama angkutan barang. "Ini kan jalur nasional, pintu masuk menuju Banyumas-Cilacap-Yogyakarta. Jadi kondisinya memang ramai, baik dari arah Tegal maupun dari selatan," ujarnya, Jumat (21/11).
Kendaraan yang melintas didominasi angkutan barang dari Jakarta menuju Banyumas. Selain itu, arus truk pengangkut sayur, buah, material galian C, hingga hewan ternak turut menambah intensitas kendaraan. Mobilitas masyarakat lokal yang cukup tinggi juga berkontribusi terhadap kepadatan.
Dalam satu tahun terakhir, Alkori mencatat adanya kenaikan volume kendaraan berat. Saat ini, pengawasan difokuskan pada arus dari selatan menuju Tegal.
BACA JUGA:Terminal Sepi, Dishub Cilacap Siapkan Transformasi Angkutan Umum
"Sejak adanya fly over Kretek di Bumiayu yang rawan kecelakaan, kami melakukan antisipasi di UPPKB Ajibarang. Penimbangan lebih kami fokuskan pada kendaraan dari selatan," jelasnya.
Alkori juga mengimbau para sopir angkutan barang menjaga kelayakan armada sebelum melintas.
"Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan layak jalan. Kalau KIR sudah mati, segera diuji kembali. Pemerintah sudah memberikan kemudahan, bahkan gratis. Muatan juga harus sesuai Jumlah Beban Izin (JBI). Keselamatan dalam berkendara itu sangat penting," pesannya. (zet)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

