Petani Diminta Pengendalian Hama Tikus Berkelanjutan
Petani di Desa Sidamulya menunjukan hasil gropyokan untuk menekan populasi tikus yang berpotensi menyerang tanaman padi. -SUGIYANTO UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Rejeki I Desa Sidamulya Kecamatan Kemranjen melakukan pengendalian hama tikus. Guna menekan populasi di musim tanam Oktober-Maret.
Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kemranjen Sugiyanto mengatakan pengendalian hama tikus dilakukan secara berkelanjutan. Tahap awal melalui gropyokan menggunakan peralatan sederhana.
"Saat ini areal persawahan Kelompok Tani Sumber Rejeki 1 Desa Sidamulya baru olah tanah dan semai benih padi. Sehingga, pas sekali untuk gropyokan tikus," kata Sugiyanto, Minggu (16/11).
Petani ada yang bertugas membongkar lubang-lubang sarang tikus menggunakan cangkul. Sementara itu, sebagian lainnya menangkap atau memukul dengan kayu maupun bambu.
BACA JUGA:1.645 Pompa Air Bantuan Berbahan Bakar Gas Belum Maksimal Digunakan Petani Purbalingga
Gropyokan tikus disebut Sugiyanto tidak mengalami kendala. Sebab, kondisi lahan yang belum terdapat tanaman padi memudahkan petani mengejar tikus yang berlarian setelah sarang dibongkar.
Populasi tikus yang tidak dikendalikan berpotensi menyerang tanaman padi. Baik yang masih berada di persemaian maupun nanti ketika pindah tanam.
"Kelompok tani juga dikasih umpan beracun untuk pengendalian selanjutnya setelah nanti ada tanaman padi," sambung Sugiyanto.
Petani diharapkan tidak lengah terhadap keberadaan tikus sebagai salah satu hama yang menyerang tanaman padi. Melalui gropyokan secara berkelanjutan merupakan langkah antisipasi ledakan populasi tikus. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
