Banner v.2

Delapan Hektare Persemaian di Banyumas Timur Tergenang Banjir

Delapan Hektare Persemaian di Banyumas Timur Tergenang Banjir

Warga mencari keong di salah satu hamparan sawah yang tergenang di wilayah Banyumas timur, Kamis (13/11). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID -Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) wilayah Banyumas timur mencatat persemaian benih padi di dua kecamatan tergenang banjir. Terdampak hujan dalam beberapa waktu terakhir.

"Pesemaian benih padi tergenang di Kecamatan Sumpiuh seluas lima hektare dan di Kecamatan Tambak tiga hektare," rinci Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Wilayah Banyumas Timur Ahmad Aljam, Kamis (13/11).

Aljam menyebut apabila persemaian benih padi masih terendam dalam waktu sepuluh hari. Maka sudah tidak dapat diselamatkan lagi atau puso.

Di musim penghujan yang rawan terjadi genangan di areal persawahan di wilayah Banyumas timur. Petugas POPT mengingatkan kepada petani terdampak untuk mengingat ilmu titen.

BACA JUGA:Ribuan Hektare Sawah Terancam, Pemkab Banjarnegara Gerak Cepat Perbaiki Irigasi Siwuluh yang Jebol

Pengetahuan turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang terkait pranata mangsa. Sehingga, jeli dalam menentukan perkiraan waktu menyemai benih padi.

"Kita lihat sampai Selasa depan, kalau persemaian benih padi masih tergenang berarti puso," imbuh Aljam.

Selain itu, petani dihimbau untuk memilih lokasi sawah yang berada di wilayah bebas genangan untuk membuat persemaian benih padi. Guna mengantisipasi terjadinya puso di musim penghujan.

Sementara itu, Aljam mencatat di wilayah Kecamatan Kemranjen di titik genangan banjir belum terdapat persemaian benih padi.(fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: