Longsor, Rawat Inap Puskesmas Gumelar Tutup Sementara
Warga setempat menunjukkan kondisi bagian belakang Puskesmas Gumelar paska ambruk, Senin (10/11).-YUDHA IMAN/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan paska longsor yamg terjadi pada bagian belakang Puskesmas Gumelar, layanan rawat inap di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama tersebut tutup sementara, Senin (10/11).
Pantauan Radarmas, longsornya bagian belakang Puskesmas Gumelar berimbas pada ambrolnya pagar belakang puskesmas sepanjang kurang lebih 20 meter. Pondasi bangunan berlantai dua tersebut juga tampak menggantung dan berpotensi ambruk jika terjadi longsor susulan.
Camat Gumelar, Septian Muhranto mengatakan longsornya bagian belakang Puskesmas Gumelar terjadi pada Minggu (9/11) sore. Dampak longsor, bagian belakang Puskesmas Gumelar rusak.
"Dari pihak puskesmas sudah mengeluarkan pengumuman yang diantaranya memberitahukan penutupan sementara layanan rawat inap," katanya.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Rob dan Longsor di Cilacap
Septian menjelaskan terkait bencana longsor di wilayah Kecamatan Gumelar akhir pekan lalu, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas telah menggelar kaji cepat bersama Forkompincam dan unsur terkait lainnya di aula kecamatan.
Tim Kerja Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan Banyumas, Sukamto memastikan paska longsor pada bagian belakang Puskesmas Gumelar, pasien rawat inap langsung dipindahkan ke ruangan yang lebih aman. Tidak ingin jatuh korban, informasinya hari ini, Senin (10/11) pelayanan rawat inap tutup sementara.
"Pelayanan rawat jalan masih normal," terang dia.
Adapun dampak longsor terhadap struktur bangunan puskesmas menyebabkan talud jebol dan tanah bagian bawah lantai kopong. Dengan kerusakan bangunan bagian belakang puskesmas, kondisinya mengerikan jika pelayanan rawat inap tetap berjalan.
BACA JUGA:Warga Dawuhan Ubah Lereng Longsor Jadi Lahan Kopi Produktif
"Belum ada info sampai kapan pelayanan rawat inap ditutup," pungkas Sukamto. (yda)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
